SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

KENAPA ADA TUHAN DI ANTARA KITA?

KENAPA ADA TUHAN DI ANTARA KITA?

Ketika kubuka mata
semua orang membicarakan
tak terkecuali
bahkan yang mengaku tak peduli

Tidak adakah topik lain selain Tuhan?

Bahkan, puisi ini pun tentang Tuhan

mari kita sekali-sekali berbicara tentang manusia
pintaku...
kepada mereka yang bertuhan dengan manis
kepada mereka yang atheis
juga kepada yang tidak humanis

-Tepi Jakal, 26 Oktober 2010-
Kalong Gedhe

Comments