DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS

DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS   Gapura Besar sisi barat kota Surakarta. Foto dokumentasi pribadi. Surakarta... Surakarta... izinkan aku mengirimkan rinduku padamu... lewat kurir atau tukang pos... atau mungkin sekadar lewat Whatsapp Story . Kapan-kapan nanti aku kembali naik jip tua. Tolong jangan engkau tutup warung rica-rica! Surakarta... bagiku engkau adalah Mekkah atau Yerusalem atau Roma... bengawanmu adalah Sungai Gangga ... adalah Sungai Yordan tempat Yochanan membaptis Yashua! Aku tidak peduli bahwa para ningratmu rebutan kuasa hampa... aku pun tidak peduli bahwa di dalammu kini bersembunyi pria Sala yang pernah berkuasa... lalu pagar rumahnya menjelma tembok ratapan tempat orang berziarah mengunggah asa dan doa... selama engkau membuka warung rica-rica, aku akan senantiasa pulang kembali ke pelukanmu, Surakarta. Sebab, aku percaya bahwa sate jamumu lebih bergizi daripada makan siang basi yang disantap siswa-siswi. Gizi macam apa yang bisa diharapkan dari boga ...

DI SINI


Di Sini
*untuk mereka di Salatiga
Salah satu adegan di dalam Techno Ken Dedes, Salatiga, 19 Juni 2012


Jadi...
di sinilah aku
di kota keheningan dan cinta

Sebenarnya aku datang hanya ingin memandangmu,
bukan meninggalkan benihku.
Namun, terlanjur... maafkanlah aku.
Kuharap benih itu berkembang di rahimmu baik-baik...
jadi kata
jadi puisi
atau drama
atau sekadar maki!

Di sini, di kota ini, dulu aku mencari Tuhan.
Di sini pula aku mengartikulasikan cinta.
Kini, izinkan aku menumpang,
merebahkan tubuh di dalam pelukan panggung teater...
di sisimu...
di sini.

Segala cinta,
hidup,
kata,
dan kenangan akan Tuhan,
melebur di dalam perjumpaan...
wajahku dengan wajahmu...
di sini.

Kautahu,
kota ini selalu saja mendiktekan diksi menjadi puisi.
Menyesal aku tak membawa kertas dan pena.
Kukutuki diriku oleh karenanya.
Hingga akhirnya aku harus menyampah di sisimu.
Tapi, percayalah,
esok sampah-sampah ini akan kurangkai jadi puisi,
untukmu di sini.

20 Juni 2012
Padmo Adi

Comments

Post a Comment