SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

PERPISAHAN


Perpisahan
*untuk angkatan 25 FTW-USD
angkatan 25 FTW-USD


Empat tahun terasa cepat.
Terima kasih atas kebersamaan yang dahsyat.
Maaf, dulu aku mengawali laisasi.
Maaf pula, tadi tak sempat bantu siapkan pesta ini.
Angkat gelas! Perjamuan yang memesona.
Tubuh dan darah yang istimewa.
Sampai jumpa, kelak kita 'kan bersua.
Angkat kembali gelas! Goyangkan kaki seturut irama,
sampai lonceng completorium tiba.

12 Juni 2012
Padmo Adi

Comments