MALAM MURAM MASIH PANJANG

MALAM MURAM MASIH PANJANG   Musikalisasi puisi dengan suno.com. Kala Kegelisahan melanda Kala Mala melumat purnama Bulan Separuh Bayang! Bawa ... Bawa ... Bawa ... seru orang-orang   Siapa yang tahan mendengarnya?! Kata-katanya membual lalu menyembur laksana bisa   Itu Rahu! Siapa yang tahu?!   Mereka pukul lesung bertalu Wulandari akan kembali Asura tinggal kepala saja Wisnu ada bersama kita   Jika asura itu akhirnya mati atau jatuh dan tergelimpang Cahaya Bulan meraja di bumi Malam muram masih panjang!   Tuhan ... kasihanilah kami ...   Malang, 01 Agustus 2026 Padmo Adi

Kama Sandyakala

Kama Sandyakala

di kamar ini
kama menjelma kata,
kata menjadi puisi...
aku telah mati berkali-kali...
namun aku tetap ada

tapi senja ini aku tak mati
sebab aku masih bertahan
oleh karena secuil harapan
bahwa kau akan kembali

kusiapkan dupa wangi
kusebar bunga melati
lalu esok kita berpagutan
sembari memuji Tuhan

kita adalah dua garuda
yang saling berpagutan
dan meluncur ke bumi...
lalu pisah sebelum menghujam tanah
untuk kembali ke angkasa
dan berpagutan kembali

Surakarta, 24 Oktober 2012
Padmo Adi

Comments