MUG YANG KAUDESAIN DENGAN GAMBAR WAJAHKU

MUG YANG KAUDESAIN DENGAN GAMBAR WAJAHKU * kepada @miki_osanai ( 小山内 美喜 )     Lihatlah, Miki... mug yang kaudesain dengan gambar wajahku telah berisi burakku kohi ! Hidup nambah sehari   Apa yang buat orang terus bertahan tetap hidup walau tanpa makna dan nampak sia-sia? Lihat, Shinigami di malam hari terlihat lebih memesona   Bagaimana aku bisa mengajarkan cara berkata ya pada hidup pada semesta raya dengan segenap gairah, tawa, dan air mata, yang disuling jadi aforisma?   Hidup manusia palingan cuma delapan puluh keliling bumi putari matahari selebihnya sunyi hingga tinggal jagad raya menguap sendiri atau koyak-moyak atau balik mampat untuk kemudian mendentum lagi   Kita cukup beruntung boleh mengada pada ruang-waktu lalu berpuisi ada yang menyanyi ada yang menari ada pula melukis sepi tapi jangan mati jangan dulu mati sebelum delapan puluh kali bumi kelilingi matahari atau kala sel-sel

Media Itu Bernama Jembut

Media Itu Bernama Jembut

Sudah dengar berita terkini?
Tentang selebritis
(maaf saya tidak terima dia disebut artis)
yang dicekal karena nyimeng dan ngoplo itu?
Seluruh media memberitakannya...
mulai dari berita gosip panas terkini,

hingga media mainstream negeri ini

Informasi yang kita perlukan sudah cukup
tetapi kita malah dijejali dengan berita-berita yang tak penting
yang sang ayah tak terimalah
yang sang terduga harus tidur di lantailah
yang si lelaki belum tidur setelah shootinglah
yang si perempuan tak kuat ingin segera pulanglah
mendramatisasi
(mungkin lebih cocok 'menyinetronisasi')

Bayangkan jika yang terjerat kasus itu aku... atau kamu...
"Seorang penyair ditangkap saat sedang menenggak ciu"
itu pun pasti hanya menjadi berita pojok koran lokal setempat
yang halaman pertamanya hanya berisi berita pemerkosaan itu

Kita dialienasi dari diri kita sendiri
oleh media yang menjejali informasi
yang tidak mendesak dan penting

(Maka aku mematikan televisi
membuka facebook ini
dan menulis puisi... .
Sebuah satire?) 

30 Januari 2013
Padmo Adi

Comments