RAKYAT MENGGUGAT

  RAKYAT MENGGUGAT   Jangan ragukan nasionalisme kami! Sungguh, kami cinta negeri ini. Aku melihat orang-orang bersemangat kibarkan bendera tengkorak bertopi jerami sebab mereka telah jenuh jadi melarat hanya ingin sila lima kembali ke negeri   Aku melihat pengurus negara dan aparat menjadi gerah dan tersinggung penuh umpat bendera tengkorak bertopi jerami itu keparat Mengibarkannya berarti menggugat daulat!   Padahal itu bendera cuma dari kartun belaka Dikibarkan pada kapal oleh bajak laut fiksi Namun, kisahnya berhasil menginspirasi kita Kakisto-klepto takut tengkorak bertopi jerami   Seni fiksi tak selalu melulu manis romantis sesekali perlu jadi gugatan dan ledakan Fungsi seni sastra memang tidak pragmatis justru tajam bicara perkara kemanusiaan   Berkibarlah bendera tengkorak bertopi jerami Merah-putih telanjur direduksi jadi ancaman Si cokelat lupa di baliknya ada mimpi demokrasi Si hijau alpa maknanya...

INDONESIA


Indonesia
Ketika engkau mengeja Indonesia,
            apakah yang ada di dalam pikiranmu?
            Adakah yang kaupikirkan?
            Imaji apa yang kaupakai untuk mengisi kata itu?

Indonesia
Adakah imaji kepulauan yang diapit dua benua
                                                dan dua samudera?
Adakah imaji gunung-gunung, pantai, hutan,
                        sungai, sawah, dan perkebunan?
Adakah imaji rakyat-rakyat pejuang, para petani
                        nelayan, guru-guru honorer,
                        siswa-siswi yang gagal UN,
                        suku-suku pedalaman,
                        simbok-simbok bakul di pasar?
Adakah imaji para bapa bangsa, Pancasila, UUD ’45,
                        dan keringat serta darah para pahlawan dan veteran?
Adakah imaji masyarakat yang begitu mabuk
                        pada ritus dan agama?
Adakah imaji masyarakat yang masih ketakutan
                        untuk berpikir sendiri
                        secara berdikari, bebas, dan bertanggung jawab?

atau

hanya ada imaji rupiah, dollar, dan euro.

Royal Ambarrukmo, 26 April 2013
The 18th APEC Automotive Dialogue 2013

Padmo “Kalong Gedhe” Adi

Comments