SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM

SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM * kepada N   Sebuah bintang jatuh di atas makam, pusara ayahnya jadi bunga yang segera layu remuk   dia dihancurkan rayu menawarkan cinta palsu oleh yang berseragam sang idaman mertua yang seharusnya menjaga tapi malah justru memperkosa melecehkan menghamili tanpa persetujuan dan tanpa pertanggungjawaban lalu membuatnya membunuh benihnya sendiri berkali-kali   yang melahirkan kebudayaan dipaksa mengugurkan janinnya demi kehormatan seseorang berseragam   dari atas makam itu api amarah bergelora membakar neraka membakar surga bumipun berkobar yang maya membara   keadilan diteriakkan seragam cokelat koyak jadi warna jingga di balik rangka baja   tapi kisah ini hanya simptom saja dari suatu kengerian yang terlanjur membanal   Jangan hanya menutupi vagina dengan dalih melindunginya Lalu menyalah-nyalahkannya ketika terluka. Tapi justru kita perlu memberadabkan penis-penis

INDONESIA


Indonesia
Ketika engkau mengeja Indonesia,
            apakah yang ada di dalam pikiranmu?
            Adakah yang kaupikirkan?
            Imaji apa yang kaupakai untuk mengisi kata itu?

Indonesia
Adakah imaji kepulauan yang diapit dua benua
                                                dan dua samudera?
Adakah imaji gunung-gunung, pantai, hutan,
                        sungai, sawah, dan perkebunan?
Adakah imaji rakyat-rakyat pejuang, para petani
                        nelayan, guru-guru honorer,
                        siswa-siswi yang gagal UN,
                        suku-suku pedalaman,
                        simbok-simbok bakul di pasar?
Adakah imaji para bapa bangsa, Pancasila, UUD ’45,
                        dan keringat serta darah para pahlawan dan veteran?
Adakah imaji masyarakat yang begitu mabuk
                        pada ritus dan agama?
Adakah imaji masyarakat yang masih ketakutan
                        untuk berpikir sendiri
                        secara berdikari, bebas, dan bertanggung jawab?

atau

hanya ada imaji rupiah, dollar, dan euro.

Royal Ambarrukmo, 26 April 2013
The 18th APEC Automotive Dialogue 2013

Padmo “Kalong Gedhe” Adi

Comments