BADAI BUNGAKU TAIKAI 2024 - MIZU NO OTO

[BADAI BUNGAKU TAIKAI 2024 - MIZU NO OTO] 皆さん、こんにちは! ✨ Pada kesempatan kali ini, Program Studi Sastra Jepang Universitas Brawijaya dengan bangga mempersembahkan: Humanities Studies Competition: Badai Bungaku Taikai 2024 Kegiatan ini merupakan lomba berskala nasional yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa D3, D4, dan S1 seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. Adapun beberapa kompetisi yang diperlombakan pada kesempatan kali ini adalah sebagai berikut: - Lomba Tanka - Lomba Shodou - Lomba Esai tentang Jepang (dalam bahasa Indonesia) - Lomba Happyou (Presentasi) - Lomba Kamishibai (Cerita Bergambar) 📆 Timeline: 24 April - 15 Mei: Publikasi dan pengumpulan karya 16 Mei - 27 Mei: Penilaian dan penjurian 30 Mei: Pengumuman pemenang (daring) Buku panduan dapat diakses melalui: bit.ly/BukpanBBT24  📞 Narahubung: Tanka: +62 882-9794-1507 (Ryan) Esai: +62 859-5606-4149 (Haikal) Shodou: +62 819-1488-8286 (Dio) Happyou: +62 851-5634-0019 (Aus) Kamishibai: +62 812-1642-0528 (Caecilia)  

Mereka Akan Pulang

Mereka Akan Pulang
*kepada Langgeng

Bung, setahun yang lalu kita mengirim anak-anak kita
Di rantau mereka berpetualang...
Konon kabarnya mereka menjelajah Eropa dan Amerika
tapi
ada juga yang mengatakan mereka membusuk di Sumatera

Anak-anak kita adalah para pemberani
Mereka berani keluar dari pulau ini
untuk menatap dunia
dan menarasikan Indonesia
tapi
ada juga yang mengatakan mereka membusuk di Sumatera

Aku tidak berani menyangsikan kabar dari dunia
tentang petualangan anak-anak kita di mancanegara
Namun, aku pun tak berani tidak percaya
bahwa mereka semata membusuk di Sumatera

Yang aku tahu aku rindu anakku, Bung...
sebagaimana engkau merindukan anakmu itu
Setahun sudah kita tak tahu di mana rimbanya
Setahun sudah kita tak tahu bagaimana kabarnya
Apakah berhasil mereka di Eropa dan Amerika,
atau benar membusuk bersama tikus di Sumatera?

Yang aku inginkan anakku pulang, Bung...
sebagaimana engkau menginginkan anakmu pulang
Mungkin mereka tidak akan tinggal,
sekadar menjenguk ayah yang menanggung rindu
Mungkin juga mereka akan menemani kita
menarasikan dunia dari mimbar hingga ke pasar
Setidaknya mereka pulang... menjenguk...

Bung, kemarin aku mendapat kabar
anak kita akan segera pulang
setelah setahun tidak memberi kabar
Cepat, Bung... cepat... kita kirimkan alamat
Mungkin anak kita lupa jalan pulang
setelah berbulan-bulan terdampar...

Semoga minggu depan pintu rumah kita diketuk
dan ketika kita membukanya,
anak-anak kita dari rantau itulah yang menyapa
mengobati tanya dan rindu setahun yang terkutuk

tepi Jakal, 29 Agustus 2013

Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments