ANGIN SELATAN BULAN JULI

 ANGIN SELATAN BULAN JULI terima kasih atas cinta kita Angin selatan bulan Juli bawa hawa dingin nyayat-nyayat kulit nusuk-nusuk belulang Angin selatan bulan Juli ngingatkanku padamu yang njelma dermaga labuhanku tiap senja Angin selatan bulan Juli bekukan embun pagi erat kau aku peluk hangatmu nunda waktu Angin selatan bulan Juli membawa kenangan Salatiga aku mengungkapkan cinta kau pun tersipu mengiya Malang, 28 Juli 2026 Padmo Adi

Pesan Terakhir untuk Pacarku

Pesan Terakhir untuk Pacarku

Hidup ini indah, Sayang
dan terlalu berharga untuk tidak diperjuangkan
Cobalah diam dan biarkan matamu terpejam
Syahdu hati bernyanyi melantunkan lagu rindu

Itulah syair rindu yang akan menuntunmu
dan mengantar kepada kepenuhan kebahagiaan
yang layak untuk terus diperjuangkan
hingga hidup bermakna bahkan mengubah dunia

Maka, padamu kupinta, Sayang
jangan bunuh itu janin
mungkin dia anti-Lenin
jangan bunuh meski ingin kausangkal
mungkin dia juga antikapital

Kelak dia akan meneruskan usaha kami
mencari Jalan Ketiga bagi bangsa kita yang menderita
Dia akan meneruskan usaha kami
mengobarkan api revolusi atas ketimpangan masal ini

Meski kita belum menikah
Meski kita takkan pernah menikah
Sayang

tepi Jakal, 09 Maret 2009

Padmo Adi

Comments