SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

SAMPAIKAN PADA IKA

SAMPAIKAN PADA IKA

Sampaikan pada Ika
aku belum bisa pulang
walau rindu meradang

Ya, masih aku kenang
kala mata beradu pandang
dan kami berpagut sayang

Waktu membeku
tak lekas berlalu
menyelami samudera asmara

Menggelora
tapi damai terasa
hingga di dasarnya
kami Ada

Rindu masih meradang
tapi sampaikan pada Ika
aku belum bisa pulang
untuk kembali mengulang

Tepi Jakal, 29 Oktober 2010

Kalong Gedhe

Comments