SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM

SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM * kepada N   Sebuah bintang jatuh di atas makam, pusara ayahnya jadi bunga yang segera layu remuk   dia dihancurkan rayu menawarkan cinta palsu oleh yang berseragam sang idaman mertua yang seharusnya menjaga tapi malah justru memperkosa melecehkan menghamili tanpa persetujuan dan tanpa pertanggungjawaban lalu membuatnya membunuh benihnya sendiri berkali-kali   yang melahirkan kebudayaan dipaksa mengugurkan janinnya demi kehormatan seseorang berseragam   dari atas makam itu api amarah bergelora membakar neraka membakar surga bumipun berkobar yang maya membara   keadilan diteriakkan seragam cokelat koyak jadi warna jingga di balik rangka baja   tapi kisah ini hanya simptom saja dari suatu kengerian yang terlanjur membanal   Jangan hanya menutupi vagina dengan dalih melindunginya Lalu menyalah-nyalahkannya ketika terluka. Tapi justru kita perlu memberadabkan penis-penis

WAHAI MERAPI, KEPADAMU AKU BERSEMBUNYI

WAHAI MERAPI, KEPADAMU AKU BERSEMBUNYI

Wahai Merapi...
Kepadamu aku bersembunyi
Mengendapkan amarah...
dan dendam sejarah Sultan Agung Mataram.

Kalau ada kota yang ingin aku umpat
Wahai Merapi...
kau tahu, bukan, kota apa itu?

Kalau ada kota yang ingin aku maki
Wahai Merapi...
kau tahu, bukan, kota apa itu?

Pelacur tua yang menggelapkan gedung Gereja dengan mendung
Memabukkan pemuda-pemudi yang bau amis masturbasi
Dan menggilakan jiwa-jiwa yang lugu tak berdosa...

Wahai Merapi...
Kepadamu aku bersembunyi
Aku muak dengan terulangnya segala sesuatu

tepi jakal, 04 Juni 2013

@KalongGedhe

Comments