MARIA GRAVIDA: Merefleksikan Peristiwa Kehamilan Maria, Kala Maria Mengalami Perubahan Radikal pada Tubuhnya

 MARIA GRAVIDA Merefleksikan Peristiwa Kehamilan Maria Kala Maria Mengalami Perubahan Radikal pada Tubuhnya Patung Maria Gravida berjudul Humanity of Mary  karya Galuh Sekartaji Patung ini sekarang ada di Kapel Kanisius, Jakarta Foto oleh Alexander Koko, S.J. Dari sekian banyak hal yang dapat dilakukan perempuan tanpa dapat dilakukan laki-laki, salah satunya adalah hamil. Perempuan secara biologis dianugerahi rahim, tempat tumbuhnya janin selama kurang-lebih 9 bulan. Peristiwa hamil dapat memiliki beragam makna bagi diri perempuan; bisa positif bisa juga negatif. Pada umumnya banyak perempuan menanti-nantikan kehamilan ini, bahkan merawat kehamilan ini dengan sungguh, hingga melahirkan nanti. Walau, dalam beberapa kasus ada juga kemudian perempuan yang menolak kehamilannya. Penolakan kehamilan ini biasanya terjadi karena situasi sosial yang tidak mendukung, misalnya ketiadaan lelaki—sang suami. Situasi tanpa lelaki (baca: suami) itu pulalah yang dialami Maria (atau dalam tr...

Yatim

Yatim

Aku ini seorang anak yatim
Ayahku mati disantet orang
tapi dokter bilang itu tumor
Apapun, yang jelas ayahku mati

Ayahku dulu pegawai negeri
Jujur dia mengabdi kepada negara
Dengan teguh hati menolak korupsi
Siapa yang nyeleweng diganyangnya

Pernah ada seorang nepotis
Bertindak curang demi untung pribadi
Sudah tentu diganyang oleh ayahku
Penuh dendam, orang itu pun berlalu

Tak peduli di kota, tak peduli di desa
Bukan hanya di Jakarta, di pelosok pun ada
Ketidakjujuran dan kecurangan mengancam siapa saja
Tak peduli sudah sembahyang lima kali sehari,
atau tiap Minggu ke gereja

Konon kabarnya orang itu sakit hati
Tidak terima dengan hardik keras ayahku
Dikirimnya teluh untuk menumbangkan ayah
Dan kini... jadilah aku seorang yatim

Dahulu sempat ada seorang sakti sebenarnya
Melihat ular besar melilit paru-paru ayah,
dia tawarkan pengobatan dengan japa mantra
Tapi, bagi ayah yang seorang rasional sejati,
hanya dokter yang bisa menyelesaikan sakitnya
Atau... biarlah seorang perempuan menjadi janda
dan tiga bocah menjadi yatim

Dekat jenazah ayah, orang sakti itu berkata pada ibu,
supaya ibu menaruh segenggam beras pada peti itu
sehingga segala teluh yang menewaskan ayah kembali
Tapi, sebagaimana ayah, ibu ikhlas tak dendam hati
walau... kini dia seorang janda
dan suaminya takkan pernah kembali

Jabatan dan kedudukan
Harta melimpah dan kemakmuran
lebih mengagumkan dari kejujuran
lebih berharga dari pada sikap satria
Agama saleh tak ubahnya kedok semata
Sedangkan kata “Tuhan” telah hilang arti

Selamat datang di negaraku ini...
tanah di mana melimpah anak yatim
yang ayahnya hilang dan mati
hanya karena punya harga diri

tepi Jakal, 26 November 2013
Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments