DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS

DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS   Gapura Besar sisi barat kota Surakarta. Foto dokumentasi pribadi. Surakarta... Surakarta... izinkan aku mengirimkan rinduku padamu... lewat kurir atau tukang pos... atau mungkin sekadar lewat Whatsapp Story . Kapan-kapan nanti aku kembali naik jip tua. Tolong jangan engkau tutup warung rica-rica! Surakarta... bagiku engkau adalah Mekkah atau Yerusalem atau Roma... bengawanmu adalah Sungai Gangga ... adalah Sungai Yordan tempat Yochanan membaptis Yashua! Aku tidak peduli bahwa para ningratmu rebutan kuasa hampa... aku pun tidak peduli bahwa di dalammu kini bersembunyi pria Sala yang pernah berkuasa... lalu pagar rumahnya menjelma tembok ratapan tempat orang berziarah mengunggah asa dan doa... selama engkau membuka warung rica-rica, aku akan senantiasa pulang kembali ke pelukanmu, Surakarta. Sebab, aku percaya bahwa sate jamumu lebih bergizi daripada makan siang basi yang disantap siswa-siswi. Gizi macam apa yang bisa diharapkan dari boga ...

Di Ujung Pulau Jawa


Di Ujung Pulau Jawa


Aku berdiri di atas tebing
ujung Pulau Jawa
Cakrawala membentang
pada Samudera Selatan di sana
Birunya laut
menderu, bergulung, menerjang karang

Di sini aku berdiri
pada Tanah Jawa
tanah di mana kakang kawah-ku tumpah
tanah di mana adhi ari-ari-ku dikuburkan
tanah di mana kuharap aku pun dimakamkan

Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau
Aku bukan orang Eropa
Aku bukan orang Timur Tengah
Aku juga bukan orang Tingkok
Aku orang Indonesia
yang lahir dari rahim Tanah Jawa
Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau

Apa yang bisa kulakukan untuk Tanah Airku?
Ada Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Papua
Ada kepulauan Sunda Kecil juga kepulauan Maluku
Begitu luas ini negeri
sedangkan tanganku begitu kurus

Kusentuh tanah Pulau Jawa
kurasakan getaran perasaan yang menggelora
Cintaku pada Indonesia
yang begitu mahaluas dan multiwarna itu
ada baiknya kumanifestasikan
pada tanah moyangku ini, Tanah Jawa

Wahai Samudera Selatan yang dahsyat
sampaikan rasa syukurku kepada Sang Hyang Mahaesa
Aku akan kembali bersamadi di bawah beringin Bung Besar
menimba air pengetahuan dari sumur kebijaksanaan
demi rasa cinta kepada Tanah Airku

Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau
Aku bukan orang Eropa
Aku bukan orang Timur Tengah
Aku juga bukan orang Tingkok
Aku orang Indonesia
yang lahir dari rahim Tanah Jawa
Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau

tepi Jakal, 21 Januari 2014
Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments