SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM

SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM * kepada N   Sebuah bintang jatuh di atas makam, pusara ayahnya jadi bunga yang segera layu remuk   dia dihancurkan rayu menawarkan cinta palsu oleh yang berseragam sang idaman mertua yang seharusnya menjaga tapi malah justru memperkosa melecehkan menghamili tanpa persetujuan dan tanpa pertanggungjawaban lalu membuatnya membunuh benihnya sendiri berkali-kali   yang melahirkan kebudayaan dipaksa mengugurkan janinnya demi kehormatan seseorang berseragam   dari atas makam itu api amarah bergelora membakar neraka membakar surga bumipun berkobar yang maya membara   keadilan diteriakkan seragam cokelat koyak jadi warna jingga di balik rangka baja   tapi kisah ini hanya simptom saja dari suatu kengerian yang terlanjur membanal   Jangan hanya menutupi vagina dengan dalih melindunginya Lalu menyalah-nyalahkannya ketika terluka. Tapi justru kita perlu memberadabkan penis-penis

Masih Kuingat Janjimu

Masih Kuingat Janjimu
*kepada @GanjarPranowo

Masih kuingat janjimu
Kaubilang akan mengamalkan trisakti
posisimu memihak nelayan-petani

Masih bisa kubaca semboyanmu
“Tuanku ya rakyat,
gubernur cuma mandat.”

Masih kuingat waktu itu
saat aku dengan semangat masuk ke bilik suara
memilihmu... lalu keluar dengan bangga

Masih aku percaya
sebagaimana ibu-ibu Rembang percaya
bahwa kauadalah satu dari orang baik juga

Mungkin memang aku harus berhenti percaya kepada negara
lalu bahu-membahu bersama rekan-rekan seperjuangan
melaksanakan segala hal yang bisa dilakukan

Kami butuh air untuk minum
Kami butuh tanah untuk menanam
Tambang semenmu hanya hasilkan uang
yang tak bisa kami minum
yang tak bisa kami tanam

Kelak ketika seluruh tanah telah habis kautambang
seluruh pohon telah habis karena tumbang
seluruh mata air kami sudah tercemari
kauakan sadar, uang tak selalu jadi nasi

Tidakkah kauingat ibumu sendiri
ketika melihat ibu-ibu Rembang diganyang polisi
dan diinjak serta dilempar seperti babi
demi terus berjalannya itu proyek korporasi?

Kuharamkan anak turunku jadi tentara atau polisi!
Kukutuk-sumpahi mereka jika nekat jadi anjing negara dan korporasi
Sebab, mereka telah durhaka terhadap nenek-moyangnya yang petani
Sebab, tentara-polisi negara ini hanya hebat menembak petani-rakyat

25 Juni 2014
@KalongGedhe

Comments