SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM

SEBUAH BINTANG JATUH DI ATAS MAKAM * kepada N   Sebuah bintang jatuh di atas makam, pusara ayahnya jadi bunga yang segera layu remuk   dia dihancurkan rayu menawarkan cinta palsu oleh yang berseragam sang idaman mertua yang seharusnya menjaga tapi malah justru memperkosa melecehkan menghamili tanpa persetujuan dan tanpa pertanggungjawaban lalu membuatnya membunuh benihnya sendiri berkali-kali   yang melahirkan kebudayaan dipaksa mengugurkan janinnya demi kehormatan seseorang berseragam   dari atas makam itu api amarah bergelora membakar neraka membakar surga bumipun berkobar yang maya membara   keadilan diteriakkan seragam cokelat koyak jadi warna jingga di balik rangka baja   tapi kisah ini hanya simptom saja dari suatu kengerian yang terlanjur membanal   Jangan hanya menutupi vagina dengan dalih melindunginya Lalu menyalah-nyalahkannya ketika terluka. Tapi justru kita perlu memberadabkan penis-penis

Mazmur 137 Seorang Pengendara (Di Tepi Jalan Kaliurang, di Sanalah Aku Duduk Sambil Menangis)

Mazmur 137 Seorang Pengendara
(Di Tepi Jalan Kaliurang, di Sanalah Aku Duduk Sambil Menangis)

137:1 Di tepi Jalan Kaliurang, di sanalah aku duduk sambil menangis, apabila aku mengingat jalan-jalan berkelok itu.
137:2 Pada pohon-pohon cemara dan pinus, di tempat itu aku memarkirkan motorku.
137:3 Sebab di sanalah orang-orang yang menawan aku meminta kepadaku memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksaku meminta puisi sukacita: "Bacakanlah puisi sukacita, tentang jiwa yang bebas merdeka!"
137:4 Bagaimanakah aku membacakan puisi tentang pengendara merdeka ketika tesisku pun belum jadi?!
137:5 Jika aku melupakan engkau, hai jalanan berkelok, biarlah motorku turun mesin!
137:6 Biarlah motorku hancur pistonnya jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan jalanan berkelok puncak sukacitaku!

Comments