MALAM MURAM MASIH PANJANG

MALAM MURAM MASIH PANJANG   Musikalisasi puisi dengan suno.com. Kala Kegelisahan melanda Kala Mala melumat purnama Bulan Separuh Bayang! Bawa ... Bawa ... Bawa ... seru orang-orang   Siapa yang tahan mendengarnya?! Kata-katanya membual lalu menyembur laksana bisa   Itu Rahu! Siapa yang tahu?!   Mereka pukul lesung bertalu Wulandari akan kembali Asura tinggal kepala saja Wisnu ada bersama kita   Jika asura itu akhirnya mati atau jatuh dan tergelimpang Cahaya Bulan meraja di bumi Malam muram masih panjang!   Tuhan ... kasihanilah kami ...   Malang, 01 Agustus 2026 Padmo Adi

Mereguk dari Payudaramu yang Agung

Mereguk dari Payudaramu yang Agung

Ibu... mengapa...?
Mengapa kaulakukan itu?

Aku mencari anak-anak
hingga ke kota-kota yang jauh
Aku membawa anak-anak itu
untuk menyusu padamu
mereguk dari payudaramu yang agung
yang, kukira, kaya
dipenuhi pengetahuan dan kebijaksanaan

Tapi mengapa...
justru kauhisap mereka
tepat di ubun-ubun?

Surakarta Utara, 23 April 2017
Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments