SAMBUTAN KETUA PELAKSANA PKKMB FIB UB TERAS BUDAYA 2025 Pembukaan PKKMB “Teras Budaya FIB UB 2025 – ARUNA KARSA”

    SAMBUTAN KETUA PELAKSANA PKKMB FIB UB TERAS BUDAYA 2025 Pembukaan PKKMB “Teras Budaya FIB UB 2025 – ARUNA KARSA” Lapangan Parkir Atsiri UB. Kamis, 14 Agustus 2025 PKKMB Teras Budaya FIB UB 2025 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Rahayu, Berkah Dalem, Yang saya hormati: Dekan Fakultas Ilmu Budaya Para Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya Para Ketua dan Sekretaris Departemen,  Ketua Program Studi, pimpinan unit dan tenaga kependidikan FIB Segenap Dosen dan Tendik FIB Seluruh panitia pelaksana Teras Budaya 2025 Dan yang saya kasihi, mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya, ARUNA KARSA 17 . Selamat pagi! Pada pagi hari ini layak kita mengucap syukur kepada Tuhan yang Mahaesa, sebab kita masih diberi rahmat kesehatan dan berkat kehidupan, sehingga kita sepagi ini dapat berkumpul di lapangan parkir Atsiri, untuk menjalani giat PKKMB Teras Budaya 2025. Tatkala Kaprodi saya, Mas Doni, memberi tahu bahwa saya telah dipili...

NUSANTARA... TANAH GARUDA!

NUSANTARA... TANAH GARUDA!


Indonesia,
Sabang-Merauke.
Lebih jauh dari pada London di Inggris ke Ankara di Turki.
Sama jauhnya dengan Pantai Barat hingga Pantai Timur Amerika Serikat.
Namun, baru di 3-4 pulaunya saja aku berkendara.
Begitu kaya, sekaligus begitu nelangsa...
Indonesia.
 
Gunung Merapi, Yogyakarta, Pulau Jawa
Andalas...
Pada ujung selatanmu aku pernah berdoa,
memohon Tuhan mengaruniaiku putra.
Tapi, mungkinkah aku sampai di ujung utara daratanmu,
berkendara di tanah Pendekar Perempuan gagah perkasa,
penetak kejantanan Belanda?

Celebes...
negeri para petualang dan pelaut ulung... .
Pemudamu petarung sejati.
Anak daramu bagaikan impian.

Papua...
kiranya kau bukan luka yang terus menganga!
Biarlah suaramu menggema di angkasa Nusantara.
Dan, deru berat sepatu boot itu sirna. Jadi senyum saudara.
Baku peluk. Bakar batu.
 
Pantai Sapenan, Lampung, Pulau Sumatera
Borneo...
akankah roda-rodaku merasakan lumpur musim hujanmu,
atau debu musim kemaraumu?
Pada tanahmulah sayatan oleh pisau keserakahan... kapitalisme.
Hutan hujanmu lestarilah.
Born-neo... .

Sunda Kecil... Sunda Kecil...
tunggulah kenekatanku.
Akan kuajak anak lelakiku berkendara
menyusuri pantaimu.
Inilah janji... .
Tunggulah kami.

Indonesia,
bagaimana mungkin aku tertarik berkendara ke ujung dunia,
ketika semua hingga ujung dunia berbondong-bondong pergi kepadamu?
 
Danau Tamblingan, Pulau Bali
Nusantara... Tanah Garuda!
Kelima silanya menyadarkanku,
Jawa, Surakarta, apa lagi Katolik itu bukan apa-apa,
hanya kepingan kecil dari Nusantara Raya.
Dan, seolah-olah aku belum berkendara ke mana-mana.
Angka 100.000 kilometer tidak ada apa-apanya.

Surakarta Utara, 15-16 Januari 2018
Padmo Adi

Comments