TUHAN YANG TERSALIB PADA SALIB MERAH

  TUHAN YANG TERSALIB PADA SALIB MERAH   Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan di atas tanah Papua. Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan pada belantara hangus Kalimantan. Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan bersama badak, gajah, macan, dan orangutan. Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan di samping anak-anak sekolah yang keracunan makanan. Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan di Kanjuruhan bersama 135 Aremania. Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan di tengah Malioboro lalu dimaki akamsi, "Kamu KTP mana?!" Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan di samping koperasi merah-putih di mana para prajurit membuang undi atas jubah. Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan di hadapan orang-orang Kristiani yang omong, "Jangan bawa Tuhan untuk protes demo di jalan!" Tuhan yang tersalib pada salib merah disalibkan di antara Thamrin dan Sudirman. Tuhan yang tersalib pada salib mer...

Merdeka Adalah

Merdeka Adalah

Merdeka adalah ketika kita bisa saling mencintai dalam untung dan malang, dalam suka maupun duka. Terima kasih sudah mau bertualang bersamaku. Terima kasih atas cintamu. Cinta kita telah menjadi daging, telah menjadi bayi bernama Ramanjaya.

Puisiku memang tak bisa mengenyangkan. Namun, manusia tidak makan dari roti saja. Kehidupan begitu rapuh. Hidup hanya menunda mati. Walau bagaimanapun, hidup yang pahit ini harus terus berjalan, dan dimaknai ... jadi narasi ... jadi puisi ... abadi.

Kartika ... Ramanjaya ... inilah tubuhku yang diserahkan bagimu; inilah darahku yang ditumpahkan bagimu. Mencintai kalian adalah dipecah-ambyarkan dan dibagi.

Denpasar, 17 Agustus 2018
Padmo Adi

dokumen pribadi


Comments