MALAM MURAM MASIH PANJANG

MALAM MURAM MASIH PANJANG   Musikalisasi puisi dengan suno.com. Kala Kegelisahan melanda Kala Mala melumat purnama Bulan Separuh Bayang! Bawa ... Bawa ... Bawa ... seru orang-orang   Siapa yang tahan mendengarnya?! Kata-katanya membual lalu menyembur laksana bisa   Itu Rahu! Siapa yang tahu?!   Mereka pukul lesung bertalu Wulandari akan kembali Asura tinggal kepala saja Wisnu ada bersama kita   Jika asura itu akhirnya mati atau jatuh dan tergelimpang Cahaya Bulan meraja di bumi Malam muram masih panjang!   Tuhan ... kasihanilah kami ...   Malang, 01 Agustus 2026 Padmo Adi

Mamah adalah Rumah


Mamah adalah Rumah
*kepada Maria Goretti

Mamah adalah rumah
tempat aku menceritakan segala gundah
mulai dari luka cinta infantil kala remaja
hingga cita-cita dan fantasi tentang dunia

Mamah adalah rumah
tempat aku pulang kembali setelah lelah
memburu, membunuh bayang samar Bapak
hingga aku sendiri pun punya anak-anak

Mamah adalah rumah
tempat aku istirah sebelum lanjut menjelajah
mewujudnyatakan hasrat-hasrat masa muda
walau beberapa telah kukubur dan kulupa

Mamah adalah rumah
tempat aku nanti rebah di alam barzah
Dari rahim Mamah aku lahir ke dunia ini
ke dalam rahim pertiwi aku akan kembali

Surakarta, 24 Juni 2020
Padmo Adi


Ibu

Comments