MUG YANG KAUDESAIN DENGAN GAMBAR WAJAHKU

MUG YANG KAUDESAIN DENGAN GAMBAR WAJAHKU * kepada @miki_osanai ( 小山内 美喜 )     Lihatlah, Miki... mug yang kaudesain dengan gambar wajahku telah berisi burakku kohi ! Hidup nambah sehari   Apa yang buat orang terus bertahan tetap hidup walau tanpa makna dan nampak sia-sia? Lihat, Shinigami di malam hari terlihat lebih memesona   Bagaimana aku bisa mengajarkan cara berkata ya pada hidup pada semesta raya dengan segenap gairah, tawa, dan air mata, yang disuling jadi aforisma?   Hidup manusia palingan cuma delapan puluh keliling bumi putari matahari selebihnya sunyi hingga tinggal jagad raya menguap sendiri atau koyak-moyak atau balik mampat untuk kemudian mendentum lagi   Kita cukup beruntung boleh mengada pada ruang-waktu lalu berpuisi ada yang menyanyi ada yang menari ada pula melukis sepi tapi jangan mati jangan dulu mati sebelum delapan puluh kali bumi kelilingi matahari atau kala sel-sel

TIGA KOTA TERIKAT RASA

 TIGA KOTA TERIKAT RASA

*kepada Angkatan III DAEBBAK


Di ujung pandangku terpaku Ujung Pandangmu, Makassar.
Namun apa daya, Malang nasibku.
Surabaya tak bisa dipandang sebelah mata.
Wabah ini semakin menggila!

Namun, tak juga kita kehilangan akal.
Pada tiap bilik sunyi kita masing-masing mengudara.
Lalu, kita berjumpa di sana secara maya.

Avatarku berjumpa dengan avatarmu.
Asing pada mulanya.
Canggung pada awalnya.
Namun, benarlah kita telah bersama.
Waktu kupejamkan mataku, ada kamu di sisi.
Meski ketika kubuka, aku tengah sendiri.

Walau wajah dan suaramu cuma maya semata,
kita nyata jalani perjalanan ini bersama.
Walau kita tak pernah bersua muka,
kini kita telah jadi saudara.
Mungkin ada juga yang mulai menumbuhkan benih cinta.

Perjalanan ini akan selesai sampai di sini.
Belum juga kita sempat duduk bersama minum kopi.
Namun, percayalah... aku akan merindukanmu di sisi...

Jika wabah ini berlalu...
biarlah ujung pandangku terpaku pada Ujung Pandangmu...
dan kita akan kopi darat di Makassar...
atau nasibmu akan Malang sepertiku, sehingga kita bisa duduk bersama di Soekarno-Hatta...
atau kita malah akan berjumpa di Surabaya, kota para pemberani.

 

Malang, September 2020

Padmo Adi

Comments