SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

LENYAP SAYAP SIRNA MATA

 LENYAP SAYAP SIRNA MATA

 


Tuhan, aku rindu menenggak anggur

yang tercurah dari lambung-Mu

yang robek oleh tombak itu.

 

Paskah yang lalu hanya pesta kebangkitan yang sepi dan maya.

Natal pun akan maya pula sepertinya.

Sendiri bersama-sama.

Serigala punya liang,

burung punya sarang,

aku tak punya rumah untuk pulang.

 

Bethlehem, bukakan pintumu... .

Bethlehem, lindungilah aku... .

Kyrie eleison.

Kyrie eleison.

 

Tuhan, aku rindu menenggak anggur

yang tercurah dari lambung-Mu

yang robek oleh tombak itu.

 

Namun, cawan berhias mahkota ini pahit sekali,

sudah banyak yang akhirnya mati.

Jika empat penunggang kuda harus menyelesaikan tugasnya,

bukan kehendakku yang jadi,

melainkan kehendak-Mu,

di surga dan di Bumi.

 

Bethlehem, bukakan pintumu... .

Bethlehem, lindungilah aku... .

Kyrie eleison.

Kyrie eleison.

 

Malangkuçeçvara, 25 November 2020

KalongGedhe

Comments