MARIA GRAVIDA: Maria Kok Ngono?

  MARIA GRAVIDA Maria Kok Ngono?   Penampakan close up patung Maria Gravida. Dokumen pribadi. Salah satu contoh yang menarik pada fenomena hubungan agama dan seni adalah karya patung Maria Gravida. Karya tersebut menampilkan sosok Maria yang dalam keadaan hamil besar. Sebenarnya seni patung Maria Gravida bukanlah merupakan hal yang betul-betul baru; telah ditemukan seni patung Maria Gravida pada tahun 1400-an di Eropa. Namun demikian, patung yang menggambarkan perawan Maria tengah hamil besar itu adalah karya seni yang minoritas. Pada umumnya Gereja akan menggambarkan Bunda Maria sebagai seorang ratu (regina) yang gilang-gemilang. Pada beberapa karya, seperti patung Maria yang ada pada Gereja Lawang—Malang, Maria digambarkan sebagai sang Perempuan yang ada pada Kitab Wahyu. Baik Maria Regina ataupun Maria sebagai Perempuan Kitab Wahyu itu semua menggambarkan Maria yang “sukses” dan penuh kejayaan. Mudah bagi seorang Kristiani untuk berdevosi pada Maria yang menang itu. ...

MARI

 MARI

 

Ambulan RS Brayat Minulya, Solo, mengantarkan jenazah korban covid19 ke pemakaman Begajah, Sukoharjo. Foto dari Antonius Suhartanto.

Raung ambulan bergema

Kamboja berguguran tak kenal masa

Nama-nama sahabat kini cuma angka

Wahyu Makutha Rama ternyata hanya citra

Kita diminta di rumah saja

tapi nasi tidak ada

Mati mendamba udara

atau mati kurang boga

Yang tersisa serapah dan doa

Mari, Ya!

 

Tim "Garda Belakang"/Tim "Kamboja" memberi penghormatan terakhir kepada jenazah korban covid19 yang telah dimakamkan. Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto dari Antonius Suhartanto.

Singosari, 07 Juli 2021

Kalong Gedhe

Comments

Post a Comment