TAK LAGI DEKAT MEZBAH ALLAH

TAK LAGI DEKAT MEZBAH ALLAH   Tubuh Tuhan dikonsekrasikan. Dokumen Pasukan Komsos Singosari. Sebenarnya aku ini terlanjur ajur remuk dan terkutuk Bayang maut yang merenggut menjelma jadi takut   Bapak tidak genap empat lima   Kupunguti pecahan diriku yang berserakan di jalanan Aku tak nemu kedamaian di dalam gereja Tuhan   Lucunya, belasan tahun silam rasa yang sama pernah melanda Namun, kini aku lebih bisa nerima   Kubawa puing-puing itu dan kurangkai laksana kain perca   Mungkin ada baiknya aku tak lagi dekat mezbah Allah Tempatku jelas bukan sekitar altar Tempatku tidak di atas mimbar Tempatku ada di belakang layar di sudut sujud, penuh kemelut   Dosa-dosa kuhitung Doa-doa membubung   Ah... biarlah aku mengabadikan kejadian keajaiban Tubuh dan Darah Tuhan dikonsekrasikan   Aku rindu makan Daging Tuhan! dan minum Darah-Nya!   Sungguh aku tak layak Tuhan...

MARI

 MARI

 

Ambulan RS Brayat Minulya, Solo, mengantarkan jenazah korban covid19 ke pemakaman Begajah, Sukoharjo. Foto dari Antonius Suhartanto.

Raung ambulan bergema

Kamboja berguguran tak kenal masa

Nama-nama sahabat kini cuma angka

Wahyu Makutha Rama ternyata hanya citra

Kita diminta di rumah saja

tapi nasi tidak ada

Mati mendamba udara

atau mati kurang boga

Yang tersisa serapah dan doa

Mari, Ya!

 

Tim "Garda Belakang"/Tim "Kamboja" memberi penghormatan terakhir kepada jenazah korban covid19 yang telah dimakamkan. Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto dari Antonius Suhartanto.

Singosari, 07 Juli 2021

Kalong Gedhe

Comments

Post a Comment