DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS

DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS   Gapura Besar sisi barat kota Surakarta. Foto dokumentasi pribadi. Surakarta... Surakarta... izinkan aku mengirimkan rinduku padamu... lewat kurir atau tukang pos... atau mungkin sekadar lewat Whatsapp Story . Kapan-kapan nanti aku kembali naik jip tua. Tolong jangan engkau tutup warung rica-rica! Surakarta... bagiku engkau adalah Mekkah atau Yerusalem atau Roma... bengawanmu adalah Sungai Gangga ... adalah Sungai Yordan tempat Yochanan membaptis Yashua! Aku tidak peduli bahwa para ningratmu rebutan kuasa hampa... aku pun tidak peduli bahwa di dalammu kini bersembunyi pria Sala yang pernah berkuasa... lalu pagar rumahnya menjelma tembok ratapan tempat orang berziarah mengunggah asa dan doa... selama engkau membuka warung rica-rica, aku akan senantiasa pulang kembali ke pelukanmu, Surakarta. Sebab, aku percaya bahwa sate jamumu lebih bergizi daripada makan siang basi yang disantap siswa-siswi. Gizi macam apa yang bisa diharapkan dari boga ...

TRAH SANG GARUDA

TRAH SANG GARUDA

 

Mahasiswa dan Dosen Modul Nusantara PMM 2 Brawijaya Tahun 2022, Kelompok OSKAB MAYA.
Para mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia.
Berbagai latar belakang suku, budaya, bahasa daerah, dan agama.
Namun, semua sama-sama Indonesia.
Foto dokumen pribadi.


Kita adalah anak-anak Garuda

Yang lahir dari rahim Ibu Pertiwi

Di atas tanah suci Nusantara

Di sanalah kita hidup dan kelak mati

 

Ingatlah bagaimana Sang Garuda

Meruwat dan membebaskan Ibunya

Dari belenggu penjajahan seratus Naga

Dan membawa kemerdekaan jiwa-raga

 

Kita adalah anak-anak Merdeka

Yang percaya Tuhan yang Mahaesa

Dan menjunjung peradaban manusia

Menyatukan kita di atas segala beda

 

Kita adalah anak-anak Merdeka

Kuasa ini dari genggam erat antarwarga

Yang memberi keadilan di antara kita

Di atas segala perbedaan kita satu juga

 

Siapa peduli kamu Konghuchu, Hindhu, atau Buddha?

Siapa peduli kamu Muslim, Protestan, atau Katolik Roma?

Selalu ingatlah bahwa Bhinneka Tunggal Ika!

Dan yakinlah bahwa Tan Hana Dharma Mangwra!

 

Kita adalah anak-anak Garuda

Yang lahir dari rahim Ibu Pertiwi

Di atas tanah suci Nusantara

Di sanalah kita hidup dan kelak mati

 

Denpasar, Sukra Kasih, 19 Mei 2023

Padmo Adi

Comments