SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

SEORANG PEREMPUAN DI PENGHUJUNG MALAM

SEORANG PEREMPUAN DI PENGHUJUNG MALAM

 

Seorang Perempuan di Penghujung Malam.
Dokumen pribadi

Seorang perempuan di penghujung malam

Menanti fajar, katanya

Di seberang sana ada kekasihnya

Kemarin sore mengirim sajak cinta

“Biar seribu tahun, aku akan kembali

Jika mencintaimu adalah dosa,

aku rela disiksa di neraka”

Semalaman perempuan itu matanya tak dapat terpejam

Kekasihnya hingga pagi tak jua datang

Mungkin benar dia dijebloskan ke dalam gehena,

sebab cintanya telah memporak-porandakan tatanan surga!

 

Malang, 14 Desember 2022

Padmo Adi

Comments