TAK LAGI DEKAT MEZBAH ALLAH

TAK LAGI DEKAT MEZBAH ALLAH   Tubuh Tuhan dikonsekrasikan. Dokumen Pasukan Komsos Singosari. Sebenarnya aku ini terlanjur ajur remuk dan terkutuk Bayang maut yang merenggut menjelma jadi takut   Bapak tidak genap empat lima   Kupunguti pecahan diriku yang berserakan di jalanan Aku tak nemu kedamaian di dalam gereja Tuhan   Lucunya, belasan tahun silam rasa yang sama pernah melanda Namun, kini aku lebih bisa nerima   Kubawa puing-puing itu dan kurangkai laksana kain perca   Mungkin ada baiknya aku tak lagi dekat mezbah Allah Tempatku jelas bukan sekitar altar Tempatku tidak di atas mimbar Tempatku ada di belakang layar di sudut sujud, penuh kemelut   Dosa-dosa kuhitung Doa-doa membubung   Ah... biarlah aku mengabadikan kejadian keajaiban Tubuh dan Darah Tuhan dikonsekrasikan   Aku rindu makan Daging Tuhan! dan minum Darah-Nya!   Sungguh aku tak layak Tuhan...

SEORANG PEREMPUAN DI PENGHUJUNG MALAM

SEORANG PEREMPUAN DI PENGHUJUNG MALAM

 

Seorang Perempuan di Penghujung Malam.
Dokumen pribadi

Seorang perempuan di penghujung malam

Menanti fajar, katanya

Di seberang sana ada kekasihnya

Kemarin sore mengirim sajak cinta

“Biar seribu tahun, aku akan kembali

Jika mencintaimu adalah dosa,

aku rela disiksa di neraka”

Semalaman perempuan itu matanya tak dapat terpejam

Kekasihnya hingga pagi tak jua datang

Mungkin benar dia dijebloskan ke dalam gehena,

sebab cintanya telah memporak-porandakan tatanan surga!

 

Malang, 14 Desember 2022

Padmo Adi

Comments