KATA-KATA KOTA

  KATA-KATA KOTA   Seorang penyair duduk di bangku taman. Puisi dia tak pernah berhasil jadi nasi. Akan tetapi, dia senantiasa mendengarkan kata-kata kota, yang dia suling jadi aforisma. Ah, sedih sekali jadi warga negeri ini. Namun... ya, hidup harus terus diselesaikan.   Singosari, 30 Desember 2025 Padmo Adi

PUISI TENTANG IKAN

PUISI TENTANG IKAN

 

Novis MSF 2007-2008 melakukan peregrinatio

Yang hilang

Yang dirindukan

Rutinitas sehari-hari ini mengorupsi!

Berbahagialah mereka

yang punya waktu jeda lima kali sehari!

 

Tan Thian Sing benar

Lima belas menit sehari

adalah waktu yang cukup

bagi seekor ikan...

duduk diam menatap diri!

 

Ingatlah selalu mengapa kau lahir di bumi

Ingatlah selalu mengapa kau bangun pagi-pagi

Ingatlah selalu mengapa kau menunda mati

Ingatlah selalu mengapa kau jalani hari ini

 

Menjadi terlampau sibuk

adalah hidup yang terkutuk!

Laki-laki jadi terlena dan lupa

panggilan terdalam dari hatinya

 

Wahai... wahai...

Kita adalah ikan

Perenang ke palung dalam

Kemudian dibagikan bersama roti

Dua belas bakul sisanya!

 

Malang, 22 Maret 2024

Padmo Adi

Comments