MARIA GRAVIDA: Merefleksikan Peristiwa Kehamilan Maria, Kala Maria Mengalami Perubahan Radikal pada Tubuhnya

 MARIA GRAVIDA Merefleksikan Peristiwa Kehamilan Maria Kala Maria Mengalami Perubahan Radikal pada Tubuhnya Patung Maria Gravida berjudul Humanity of Mary  karya Galuh Sekartaji Patung ini sekarang ada di Kapel Kanisius, Jakarta Foto oleh Alexander Koko, S.J. Dari sekian banyak hal yang dapat dilakukan perempuan tanpa dapat dilakukan laki-laki, salah satunya adalah hamil. Perempuan secara biologis dianugerahi rahim, tempat tumbuhnya janin selama kurang-lebih 9 bulan. Peristiwa hamil dapat memiliki beragam makna bagi diri perempuan; bisa positif bisa juga negatif. Pada umumnya banyak perempuan menanti-nantikan kehamilan ini, bahkan merawat kehamilan ini dengan sungguh, hingga melahirkan nanti. Walau, dalam beberapa kasus ada juga kemudian perempuan yang menolak kehamilannya. Penolakan kehamilan ini biasanya terjadi karena situasi sosial yang tidak mendukung, misalnya ketiadaan lelaki—sang suami. Situasi tanpa lelaki (baca: suami) itu pulalah yang dialami Maria (atau dalam tr...

TAK LAGI DEKAT MEZBAH ALLAH

TAK LAGI DEKAT MEZBAH ALLAH

 

Tubuh Tuhan dikonsekrasikan. Dokumen Pasukan Komsos Singosari.

Sebenarnya aku ini terlanjur ajur

remuk dan terkutuk

Bayang maut yang merenggut

menjelma jadi takut

 

Bapak tidak genap empat lima

 

Kupunguti pecahan diriku

yang berserakan di jalanan

Aku tak nemu kedamaian

di dalam gereja Tuhan

 

Lucunya, belasan tahun silam

rasa yang sama pernah melanda

Namun, kini aku lebih bisa nerima

 

Kubawa puing-puing itu

dan kurangkai laksana kain perca

 

Mungkin ada baiknya

aku tak lagi dekat mezbah Allah

Tempatku jelas bukan sekitar altar

Tempatku tidak di atas mimbar

Tempatku ada di belakang layar

di sudut sujud, penuh kemelut

 

Dosa-dosa kuhitung

Doa-doa membubung

 

Ah...

biarlah aku mengabadikan

kejadian keajaiban

Tubuh dan Darah Tuhan

dikonsekrasikan

 

Aku rindu

makan Daging Tuhan!

dan minum Darah-Nya!

 

Sungguh aku tak layak

Tuhan manunggal padaku

Namun, bersabdalah saja,

maka diriku akan utuh

 

Malang, 25 November 2025

Padmo Adi


Comments

Post a Comment