PESTA SUNYI OLIGARKI

  PESTA SUNYI OLIGARKI   Tim Kamboja, Garda Akhir RS Brayat Minulya memberi penghormatan terakhir dan doa kepada jenazah korban covid19. Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto dari Antonius Suhartanto. Matahari pagi membakar orang-orang renta yang memohon hidup darinya Pada lorong-lorong rumah sakit banyak orang keleleran menolak mati B anyak juga orang meregang nyawa sendiri di rumah tanpa sempat melolong minta tolong Ambulan-ambulan mulai lunglai, tak lagi kuat mengantar tubuh-tubuh dan bangkai   Sementara itu di jalanan-jalanan kota, aku melihat wajah-wajah oligarki menjual diri pada baliho-baliho besar-besar sembari menulis nama lengkap dan empat angka : 2024   Aku ingin meludah ! Di saat kita dilanda nestapa... bernapas tak bisa, perut juga meronta! Aku ingin muntah ! Di saat maut mengepung laksana sekawanan serigala... pergi keluar mati dicekik korona tetap di rumah mati kelaparan nasi tiada   Kita ditinggalkan mati sendiri

Di Ujung Pulau Jawa


Di Ujung Pulau Jawa


Aku berdiri di atas tebing
ujung Pulau Jawa
Cakrawala membentang
pada Samudera Selatan di sana
Birunya laut
menderu, bergulung, menerjang karang

Di sini aku berdiri
pada Tanah Jawa
tanah di mana kakang kawah-ku tumpah
tanah di mana adhi ari-ari-ku dikuburkan
tanah di mana kuharap aku pun dimakamkan

Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau
Aku bukan orang Eropa
Aku bukan orang Timur Tengah
Aku juga bukan orang Tingkok
Aku orang Indonesia
yang lahir dari rahim Tanah Jawa
Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau

Apa yang bisa kulakukan untuk Tanah Airku?
Ada Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Papua
Ada kepulauan Sunda Kecil juga kepulauan Maluku
Begitu luas ini negeri
sedangkan tanganku begitu kurus

Kusentuh tanah Pulau Jawa
kurasakan getaran perasaan yang menggelora
Cintaku pada Indonesia
yang begitu mahaluas dan multiwarna itu
ada baiknya kumanifestasikan
pada tanah moyangku ini, Tanah Jawa

Wahai Samudera Selatan yang dahsyat
sampaikan rasa syukurku kepada Sang Hyang Mahaesa
Aku akan kembali bersamadi di bawah beringin Bung Besar
menimba air pengetahuan dari sumur kebijaksanaan
demi rasa cinta kepada Tanah Airku

Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau
Aku bukan orang Eropa
Aku bukan orang Timur Tengah
Aku juga bukan orang Tingkok
Aku orang Indonesia
yang lahir dari rahim Tanah Jawa
Bapa langit
Ibu bumi
lihatlah anakmu
berdiri di ujung pulau

tepi Jakal, 21 Januari 2014
Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments