ICOLLEC FIB UB

  International Conference on Language, Literature, Education, and Culture (ICOLLEC) 2021 Virtual Conference Faculty of Cultural Studies - Universitas Brawijaya “The Dynamics of Language, Literature, Education, Art, and Culture  of a Changing Society in The Age of Disruption” 🎤 SPEAKERS 1. Prof. Dr. Bernard Arps - Leiden University 2. Prof. Dr. Sharmani Patricia Gabriel - Universiti Malaya, Malaysia 3. Prof. Hsueh-Hua Chuang - National Sun Yat-sen University, Taiwan 4. Prof. Hisanori Kato - Chuo University, Japan 5. Dr. Dag Yngvesson - University of Nottingham, Malaysia 6. Dr. Hipolitus Kristoforus Kewuel - Universitas Brawijaya 🗓️ International Conference: 9-10 October 2021 🗓️ Important Date 1. Abstract submission is extended until 05 September 2021 2. Notification of abstract acceptance is extended until 20 September 2021. 3. Payment deadline: 30 September 2021 4. Full paper: 8 October 2021 5. International conference: 9-10 October 2021 6. Notification of fullpaper for proceeding:

BAJINGAN!!!

BAJINGAN!!!


Di era kontemporer ini, kata "bajingan" mendapatkan estetikanya... .

Hal ini akan tercatat di dalam sejarah... di dalam sejarah sastra negeri ini... sama seperti kata "pemberontakan" dan "lawan" oleh Wiji Thukul.

Ketiga kata itu: "bajingan", "pemberontakan", dan "lawan" mendapatkan nilai estetisnya sebab menggambarkan perlawanan akar rumput terhadap kerakusan kelas atas yang bergandengan tangan dengan negara beserta aparatnya, dan keapatisan kelas menengah... .

Kata "bajingan" adalah penanda atas sebuah petanda baru, yaitu penolakan kapitalisasi sastra oleh seorang cukong bernama Denny JA! Baginya, sastra hanya dijadikan salah satu komoditas.

Terlebih lagi, kata "bajingan" akan menyeretmu keluar dari persembunyian metafisismu... agama dan simbol-simbolnya!

Padmo Adi

Comments