DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS

DI TEPI BRANTAS AKU DUDUK DAN MENANGIS   Gapura Besar sisi barat kota Surakarta. Foto dokumentasi pribadi. Surakarta... Surakarta... izinkan aku mengirimkan rinduku padamu... lewat kurir atau tukang pos... atau mungkin sekadar lewat Whatsapp Story . Kapan-kapan nanti aku kembali naik jip tua. Tolong jangan engkau tutup warung rica-rica! Surakarta... bagiku engkau adalah Mekkah atau Yerusalem atau Roma... bengawanmu adalah Sungai Gangga ... adalah Sungai Yordan tempat Yochanan membaptis Yashua! Aku tidak peduli bahwa para ningratmu rebutan kuasa hampa... aku pun tidak peduli bahwa di dalammu kini bersembunyi pria Sala yang pernah berkuasa... lalu pagar rumahnya menjelma tembok ratapan tempat orang berziarah mengunggah asa dan doa... selama engkau membuka warung rica-rica, aku akan senantiasa pulang kembali ke pelukanmu, Surakarta. Sebab, aku percaya bahwa sate jamumu lebih bergizi daripada makan siang basi yang disantap siswa-siswi. Gizi macam apa yang bisa diharapkan dari boga ...

Lelaki Sejati

Lelaki Sejati
*Disadur dengan bebas dari lagu A Man Should Strengthen Himself (lagu tema film-film Wong Fei Hung), dinyanyikan oleh George Lam dalam Bahasa China dialek Kanton. Yang digunakan untuk menyadur adalah terjemahan Bahasa Inggris.

Penuh semangat tertawa di tengah ombak ganas.
Darah membara, lebih panas dari merahnya surya.
Dengan keberanian baja dan tulang besi
pikiran luas dan pandangan jauh
bersumpah untuk jadi lelaki sejati!

Demi jadi lelaki sejati
aku harus berjuang jadi kuat tiap hari.
Lelaki dengan darah membara
lebih panas dari merahnya surya!

Kubiarkan samudera dan angkasa menguatkanku
untuk mengoyak langit dan membelah bumi
dan untuk memperjuangkan cita-citaku.
Kulihat ombak yang dahsyat
dan kulihat langit biru luas
untuk membebaskan jiwaku.
Aku lelaki sejati dan harus berjuang memperkuat diriku.

Berdiri tegak dan berjalan tegap sebagai sakaguru masyarakat.
Menjadi lelaki sejati!
Dengan kehangatanku yang sederhana
kubagikan cahaya yang paling terang.
Menjadi lelaki sejati
dengan darah membara dan keberanian yang kuat
lebih panas dari merahnya surya!

Menjadi lelaki sejati!
Darah membara dan keberanian kuat
lebih panas dari merahnya surya!

Kaliurang, 02 Juli 2016


Padmo Adi

Comments