MUG YANG KAUDESAIN DENGAN GAMBAR WAJAHKU

MUG YANG KAUDESAIN DENGAN GAMBAR WAJAHKU * kepada @miki_osanai ( 小山内 美喜 )     Lihatlah, Miki... mug yang kaudesain dengan gambar wajahku telah berisi burakku kohi ! Hidup nambah sehari   Apa yang buat orang terus bertahan tetap hidup walau tanpa makna dan nampak sia-sia? Lihat, Shinigami di malam hari terlihat lebih memesona   Bagaimana aku bisa mengajarkan cara berkata ya pada hidup pada semesta raya dengan segenap gairah, tawa, dan air mata, yang disuling jadi aforisma?   Hidup manusia palingan cuma delapan puluh keliling bumi putari matahari selebihnya sunyi hingga tinggal jagad raya menguap sendiri atau koyak-moyak atau balik mampat untuk kemudian mendentum lagi   Kita cukup beruntung boleh mengada pada ruang-waktu lalu berpuisi ada yang menyanyi ada yang menari ada pula melukis sepi tapi jangan mati jangan dulu mati sebelum delapan puluh kali bumi kelilingi matahari atau kala sel-sel

JALAN KEMIRI

Jalan Kemiri

Delapan tahun sudah tak kulalui jalan ini.
Di sini keremajaanmu berbunga,
dan aku malu-malu memetiknya.

Kini cinta kita berbuah kehidupan. (Foto koleksi pribadi)
Masihkah kauingat,
kita berjalan berdua menyusuri Jalan Kemiri?
Lalu makan di salah satu warung
yang bersahabat dengan kantong anak kos macam kita.

Dan masih berdiri di tempatnya,
kos-kosanmu yang jadi saksi cinta culun itu.
Aku tertawa geli mengingat aku harus sembunyi,
pura-pura berak di WC agar ibu kosmu tak mempergoki.

Ah... Jalan Kemiri...
dan cinta yang kini beranjak abadi.
Selalu ada tempat di hatiku untuk Salatiga, Ka,
sebab di sanalah awal mula kisah kedua kita.

Salatiga, 17 Juli 2017
Padmo Adi

Comments