GATOTKOCO*
*Dimuat dalam buku kumpulan Puisi Menolak Korupsi #10 MBGendam
Aku melihat seorang aki-aki menari
dia tergila-gila ingin tinggal di istana
Dijanjikannya makan pesta tiap hari
semua turut menari dan bergembira
Dikabulkanlah renjana yang sudah menahun
Dia kelilingi dirinya dengan para pria rupawan
Dibelinya segala mainan perang-perangan
Dia kira dia macan yang bikin orang tertegun
Oh... lihat! Lihatlah!
Aki-aki itu bicara besar
diselingi nyinyir bibir nyenyenye
lalu berteriak, "Hidup Pria Solo!"
kemudian meradang, "Hai, (p)antek-(p)antek asing!"
Aih... lihat! Lihatlah!
Ribuan anak muntah habis makan nasi jatah
Serambi Mekah masih diselimuti lumpur basah
Sembilan belas juta tak jua terbuka
Tujuh belas trilyun demi gabung Bangsa Wahyu 2:9
Ribuan orang dibatalkan giliran cuci darah
Dan... uh... lihat! Lihatlah!
Ada bocah akhiri diri tak punya ceban untuk buku
Hongib tega lindas mati pemuda pekerja berjaket hijau
Ndhas Kothak dapat jatah jaga proyek bangun koperasi
Guru-guru ngilu sebulan gaji cuma dapat dua ratus ribu
Pajak upeti bagi jelata naik tinggi hampir tak terperi
Oh... si aki sudah omon penuh percaya diri,
periode depan mau nyalon satu kali lagi!
Ah! Ndhasmu!
Gatotkoco!!!
Ongisiras, 20 Februari 2026
Padmo Adi
Comments
Post a Comment