MARIA GRAVIDA: Maria Kok Ngono?

  MARIA GRAVIDA Maria Kok Ngono?   Penampakan close up patung Maria Gravida. Dokumen pribadi. Salah satu contoh yang menarik pada fenomena hubungan agama dan seni adalah karya patung Maria Gravida. Karya tersebut menampilkan sosok Maria yang dalam keadaan hamil besar. Sebenarnya seni patung Maria Gravida bukanlah merupakan hal yang betul-betul baru; telah ditemukan seni patung Maria Gravida pada tahun 1400-an di Eropa. Namun demikian, patung yang menggambarkan perawan Maria tengah hamil besar itu adalah karya seni yang minoritas. Pada umumnya Gereja akan menggambarkan Bunda Maria sebagai seorang ratu (regina) yang gilang-gemilang. Pada beberapa karya, seperti patung Maria yang ada pada Gereja Lawang—Malang, Maria digambarkan sebagai sang Perempuan yang ada pada Kitab Wahyu. Baik Maria Regina ataupun Maria sebagai Perempuan Kitab Wahyu itu semua menggambarkan Maria yang “sukses” dan penuh kejayaan. Mudah bagi seorang Kristiani untuk berdevosi pada Maria yang menang itu. ...

Angin Bulan Agustus

Angin Bulan Agustus

 

Angin Bulan Agustus dingin

menghembusi segala ingin

Waktu yang hilang jadi kemarin

akankah mengkristal jadi yakin?

 

namun aku masih di sini...

bergumul dengan diri sendiri

dan aku masih di sini...

memetakan semua hasrat ini

 

anak singa mencari sarang

anak singa nasibnya Malang

anak singa jauh dari yang disayang

anak singa mulai buram memandang

 

Angin Bulan Agustus

dari Selatan dia berhembus

menciutkan nyali dia yang diutus

Akankah segala renjana terputus?

 

namun aku masih di sini

kembali mengumpulkan diri

pelan-pelan membentuk mimpi

walau di jalanan hanya ada mati

 

Malang, 03 Agustus 2020

Padmo Adi

Comments

Post a Comment