MALAM MURAM MASIH PANJANG

MALAM MURAM MASIH PANJANG   Musikalisasi puisi dengan suno.com. Kala Kegelisahan melanda Kala Mala melumat purnama Bulan Separuh Bayang! Bawa ... Bawa ... Bawa ... seru orang-orang   Siapa yang tahan mendengarnya?! Kata-katanya membual lalu menyembur laksana bisa   Itu Rahu! Siapa yang tahu?!   Mereka pukul lesung bertalu Wulandari akan kembali Asura tinggal kepala saja Wisnu ada bersama kita   Jika asura itu akhirnya mati atau jatuh dan tergelimpang Cahaya Bulan meraja di bumi Malam muram masih panjang!   Tuhan ... kasihanilah kami ...   Malang, 01 Agustus 2026 Padmo Adi

SEBUAH PUISI DI DADAMU

SEBUAH PUISI DI DADAMU

kekasihku

Izinkan aku menggoreskan puisi di dadamu

dan ketika kaupandang dirimu di dalam cermin

biarlah kauingat aku dan malam ini selalu


Izinkan aku menggoreskan puisi di dadamu

dengan kedua bibir dan hidungku

yang selalu rindu mencecap aroma badanmu


Izinkan aku menggoreskan puisi di dadamu

sebelum kauucapkan selamat malam padaku

dan terlelap di sampingku hingga pagi nanti


Sarang Kalong, 27 Januari 2007

Padmo Adi


Comments