MALAM MURAM MASIH PANJANG

MALAM MURAM MASIH PANJANG   Musikalisasi puisi dengan suno.com. Kala Kegelisahan melanda Kala Mala melumat purnama Bulan Separuh Bayang! Bawa ... Bawa ... Bawa ... seru orang-orang   Siapa yang tahan mendengarnya?! Kata-katanya membual lalu menyembur laksana bisa   Itu Rahu! Siapa yang tahu?!   Mereka pukul lesung bertalu Wulandari akan kembali Asura tinggal kepala saja Wisnu ada bersama kita   Jika asura itu akhirnya mati atau jatuh dan tergelimpang Cahaya Bulan meraja di bumi Malam muram masih panjang!   Tuhan ... kasihanilah kami ...   Malang, 01 Agustus 2026 Padmo Adi

MENJELANG BINATANG DARI SEBERANG

 MENJELANG BINATANG DARI SEBERANG

 

Musikalisasi puisi dengan suno.com


Aku melihat binatang buas besar dari timur

berenang perlahan namun pasti

dari kedalaman samudera

bergerak hingga ke kepulauan kita

yang dijamahnya bakal celaka

 

Aku melihat matanya merah menyala

kepalanya seperti kepala singa

aumannya menjelma kegelisahan

lidahnya lidah-lidah api

napasnya membakar segala

 

Aku melihat tubuhnya keras laksana kuda nil

berwarna jingga terang seperti bara

kaki-kakinya seperti kaki mastodon

sementara ekornya mirip ekor buaya

menyeret maut ke segala penjuru

 

Aku melihat duburnya menyembur metana

Awan basah disapunya lenyap tak tersisa

Sumber-sumber mata air jadi kering

Sumur-sumur kerontang tak bisa diminum

Panenan gagal, paceklik pun mencekik

 

Wahai ... wahai ... wahai ...

bangsa yang dipimpin raja tua dementia

yang emasnya tak lebih berharga daripada tembaga

yang lumbungnya mlompong dikuras cukong

bersiapsedialah!!! Binatang itu telah menjelang!!!

 

Dia telah lama berkembang dalam lautan

Puluhan nabi dan resi telah meramalkan

Kini dia telah matang dan mulai jadi nyata

Barang siapa bijaksana hendaknya waspada

Dan ingatlah ... LEONIN ... itulah namanya!

 

Malang, 06 Agustus 2026

Padmo Adi

Comments

  1. Maka runtuhkanlah menara gading yang dusta,
    Sebelum seluruh negeri karam dalam nestapa.
    Jangan biarkan lumbung terus digergaji,
    Oleh mereka yang menukar esok dengan janji.
    Binatang itu membesar karena kita memendam diam,
    Membiarkan malam menjadi kian kelam.
    Jika raja tua itu terus terpejam dalam pelupa,
    Kitalah yang harus bangkit menjaga sisa semesta!

    ReplyDelete

Post a Comment