MARIA GRAVIDA: Maria Kok Ngono?

  MARIA GRAVIDA Maria Kok Ngono?   Penampakan close up patung Maria Gravida. Dokumen pribadi. Salah satu contoh yang menarik pada fenomena hubungan agama dan seni adalah karya patung Maria Gravida. Karya tersebut menampilkan sosok Maria yang dalam keadaan hamil besar. Sebenarnya seni patung Maria Gravida bukanlah merupakan hal yang betul-betul baru; telah ditemukan seni patung Maria Gravida pada tahun 1400-an di Eropa. Namun demikian, patung yang menggambarkan perawan Maria tengah hamil besar itu adalah karya seni yang minoritas. Pada umumnya Gereja akan menggambarkan Bunda Maria sebagai seorang ratu (regina) yang gilang-gemilang. Pada beberapa karya, seperti patung Maria yang ada pada Gereja Lawang—Malang, Maria digambarkan sebagai sang Perempuan yang ada pada Kitab Wahyu. Baik Maria Regina ataupun Maria sebagai Perempuan Kitab Wahyu itu semua menggambarkan Maria yang “sukses” dan penuh kejayaan. Mudah bagi seorang Kristiani untuk berdevosi pada Maria yang menang itu. ...

AKU MENCINTAIMU... TAPI...

AKU MENCINTAIMU... TAPI...

Aku mencintaimu... tapi karena kamu hanya naik pit kebo...
Aku mencintaimu... tapi karena kamu hanya lulusan kelas bahasa, bukan IPA...
Aku mencintaimu... tapi karena kamu menyembah Seorang Gondrong Brewokan...
Aku mencintaimu... tapi karena kamu sendiri juga gondrong...
Aku mencintaimu... tapi karena kamu hanya seorang penyair...
Aku mencintaimu... tapi karena kamu sipit dan kulitmu putih sekali...

Aku mencintaimu... tapi aku mau kamu naik Marcedes
Aku mencintaimu... tapi aku mau kamu kuliah di kedokteran, bukan di sastra
Aku mencintaimu... tapi aku mau kamu berhenti menyembah Si Gondrong Brewokan
Aku mencintaimu... tapi aku mau kamu potong rambut seperti boy band Korea
Aku mencintaimu... tapi aku mau kamu mengurungkan cita-citamu itu
Aku mencintaimu... tapi aku mau kamu meninggalkan keluargamu dan margamu

kata seorang gadis kepada seorang lelaki
karena si gadis sungguh mencintai si lelaki

Sarang Kalong, 01 November 2012
Padmo Adi

Comments