SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

APA PUISI?

APA PUISI?

Apa tugas sebuah puisi?

Membariskan kata tanpa makna
yang adalah tubuh tanpa roh
sehingga bisa kita rasuki sekehendak saja?

Atau
Sebuah pamflet dan orasi untuk memaki
presidenmu yang banci?

Atau
Sebuah aforisme untuk menyajakkan
sebuah tesis filosofis?

Atau
Memberi ruang
dan waktu
bagi perasaan-perasaan kalbu?

Mungkin semua ya
Mungkin semua tidak

Atau...

06 Februari 2010
Padmo "Kalong Gedhe" Adi


Comments