PESTA SUNYI OLIGARKI

  PESTA SUNYI OLIGARKI   Tim Kamboja, Garda Akhir RS Brayat Minulya memberi penghormatan terakhir dan doa kepada jenazah korban covid19. Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto dari Antonius Suhartanto. Matahari pagi membakar orang-orang renta yang memohon hidup darinya Pada lorong-lorong rumah sakit banyak orang keleleran menolak mati B anyak juga orang meregang nyawa sendiri di rumah tanpa sempat melolong minta tolong Ambulan-ambulan mulai lunglai, tak lagi kuat mengantar tubuh-tubuh dan bangkai   Sementara itu di jalanan-jalanan kota, aku melihat wajah-wajah oligarki menjual diri pada baliho-baliho besar-besar sembari menulis nama lengkap dan empat angka : 2024   Aku ingin meludah ! Di saat kita dilanda nestapa... bernapas tak bisa, perut juga meronta! Aku ingin muntah ! Di saat maut mengepung laksana sekawanan serigala... pergi keluar mati dicekik korona tetap di rumah mati kelaparan nasi tiada   Kita ditinggalkan mati sendiri

SAMPAIKAN PADA IKA

SAMPAIKAN PADA IKA

Sampaikan pada Ika
aku belum bisa pulang
walau rindu meradang

Ya, masih aku kenang
kala mata beradu pandang
dan kami berpagut sayang

Waktu membeku
tak lekas berlalu
menyelami samudera asmara

Menggelora
tapi damai terasa
hingga di dasarnya
kami Ada

Rindu masih meradang
tapi sampaikan pada Ika
aku belum bisa pulang
untuk kembali mengulang

Tepi Jakal, 29 Oktober 2010

Kalong Gedhe

Comments