ANGIN SELATAN BULAN JULI

 ANGIN SELATAN BULAN JULI terima kasih atas cinta kita Angin selatan bulan Juli bawa hawa dingin nyayat-nyayat kulit nusuk-nusuk belulang Angin selatan bulan Juli ngingatkanku padamu yang njelma dermaga labuhanku tiap senja Angin selatan bulan Juli bekukan embun pagi erat kau aku peluk hangatmu nunda waktu Angin selatan bulan Juli membawa kenangan Salatiga aku mengungkapkan cinta kau pun tersipu mengiya Malang, 28 Juli 2026 Padmo Adi

Para Tuhan Kita


Para Tuhan Kita

adalah orang yahudi yang pindah ke eropa jadi bule di sana...
adalah orang india yang sering ngegym hingga kekar tubuhnya...
adalah orang arab yang tak sudi digambarkan wajahnya, meski hanya sketsa saja...

mungkinkah Tuhan berkoteka?
mungkinkah Tuhan menatto tribal tubuhnya dan berburu di hutan-hutan kalimantan?
mungkinkah Tuhan menanam padi di sawah, bukan anggur, hingga punggungnya mengkilap hitam?
mungkinkah Tuhan memukul tifa?

Benarkah kita diciptakan segambar dengan Tuhan,
ketika gambaran kita akan Tuhan begitu berbeda dari kita... orang nusantara?

Mungkin memang tak ada yang asli ditanah ini...
juga Tuhan.

13 Juni 2014
Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments