BADAI BUNGAKU TAIKAI 2024 - MIZU NO OTO

[BADAI BUNGAKU TAIKAI 2024 - MIZU NO OTO] 皆さん、こんにちは! ✨ Pada kesempatan kali ini, Program Studi Sastra Jepang Universitas Brawijaya dengan bangga mempersembahkan: Humanities Studies Competition: Badai Bungaku Taikai 2024 Kegiatan ini merupakan lomba berskala nasional yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa D3, D4, dan S1 seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. Adapun beberapa kompetisi yang diperlombakan pada kesempatan kali ini adalah sebagai berikut: - Lomba Tanka - Lomba Shodou - Lomba Esai tentang Jepang (dalam bahasa Indonesia) - Lomba Happyou (Presentasi) - Lomba Kamishibai (Cerita Bergambar) 📆 Timeline: 24 April - 15 Mei: Publikasi dan pengumpulan karya 16 Mei - 27 Mei: Penilaian dan penjurian 30 Mei: Pengumuman pemenang (daring) Buku panduan dapat diakses melalui: bit.ly/BukpanBBT24  📞 Narahubung: Tanka: +62 882-9794-1507 (Ryan) Esai: +62 859-5606-4149 (Haikal) Shodou: +62 819-1488-8286 (Dio) Happyou: +62 851-5634-0019 (Aus) Kamishibai: +62 812-1642-0528 (Caecilia)  

NEGERI INI BUKANLAH MILIK KITA - Indonesia

NEGERI INI BUKANLAH MILIK KITA
Indonesia
*kepada Anak-Cucu

Wahai Anak-cucu, datanglah
‘Kan kukisahkan sebuah negeri
Tanahnya subur kaya melimpah
Tempat kita dilahirkan dan mati

Samudera biru luas membentang
Gunung-gunung tinggi menjulang
Langit lazuardi gilang-gemilang
Emas permata banyak tak terbilang

Di sini, di tanah ini kita dilahirkan
Di sini, di tanah ini kita dikuburkan
Keringat kita tercurah di atasnya
Darah kita tertumpah menyuburkannya

Akan tetapi, Anak-cucu, dengarlah
Negeri ini bukanlah milik kita
Negeri ini hanya milik yang kaya
Kita hanya menumpang hidup semata

Orang-orang kaya itu tak sudi berbagi
Warisan leluhur ini miliknya semata
Kita ini hanya menumpang hidup dan mati
Sebab, kata mereka kita malas bekerja

Tapi, Nak, kau jangan terkejut dikatai malas
Kubur kakek masih basah di Anyer-Panarukan
Hasil ladang nenek separuh untuk Bule culas
Mereka tidak bilang ini ketidakadilan

Negeri ini bukanlah milik kita
Negeri ini hanya milik yang kaya
Kita hanya menumpang hidup semata
Bukan Tuhan, sistem tak adil biangnya

Ngayodyakarta, 24 November 2014
Padmo Adi

Comments