SEMAKIN MALAM

  SEMAKIN MALAM *untuk Arjun   Semakin malam... Mari hadapi hidup, walau pahit. Tidak lagi lari atau cari-cari alasan. Ya, atau tidak sama sekali... selain daripada dua itu, bukan jalan Tuhan. Kalau lelah, berhenti, satu suapan dulu, satu tegukan dulu, dan satu ududan dulu. Lalu lanjut. Sampai jumpa.   06 Januari 2021 Padmo Adi Mampir makan, istirahat. Dokumen pribadi.

PARA PENCARI TUHAN


PARA PENCARI TUHAN

Tuhan sudah tidak ada lagi di altar.
Tuhan keleleran di jalan.
Tuhan mengamen di perempatan.
Tuhan kena kusta mengemis di lampu merah.
Tuhan adalah sopir truck yang pulang malu, tak pulang rindu.
Tuhan adalah sopir bus AKAP yang ditilang polisi karena ugal-ugalan demi waktu berharga penumpang.
Tuhan adalah penjual tahu goreng di SPBU-SPBU.
Tuhan adalah penjual air mineral di terminal.
Tuhan adalah tukang parkir yang dimaki pengemudi Pajero.
Tuhan adalah suami yang pulang dari Jakarta membawa rindu anak bayinya.
Tuhan yang tersalib, disalib di jalanan basah sehabis hujan semalam.


Jalan Ruwet Duwet, Karangasem, 07 November 2016
Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments

Post a Comment