PESTA SUNYI OLIGARKI

  PESTA SUNYI OLIGARKI   Tim Kamboja, Garda Akhir RS Brayat Minulya memberi penghormatan terakhir dan doa kepada jenazah korban covid19. Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto dari Antonius Suhartanto. Matahari pagi membakar orang-orang renta yang memohon hidup darinya Pada lorong-lorong rumah sakit banyak orang keleleran menolak mati B anyak juga orang meregang nyawa sendiri di rumah tanpa sempat melolong minta tolong Ambulan-ambulan mulai lunglai, tak lagi kuat mengantar tubuh-tubuh dan bangkai   Sementara itu di jalanan-jalanan kota, aku melihat wajah-wajah oligarki menjual diri pada baliho-baliho besar-besar sembari menulis nama lengkap dan empat angka : 2024   Aku ingin meludah ! Di saat kita dilanda nestapa... bernapas tak bisa, perut juga meronta! Aku ingin muntah ! Di saat maut mengepung laksana sekawanan serigala... pergi keluar mati dicekik korona tetap di rumah mati kelaparan nasi tiada   Kita ditinggalkan mati sendiri

REKAN KERJA ALLAH

REKAN KERJA ALLAH


Seorang gadis OMK mendekati seorang mantan frater. Tanyanya, "Mengapa kamu keluar, Ter, eh, Mas?"
Jawab mantan frater itu, "Aku ingin menjadi tangan kanan Tuhan."
"Apa maksudmu, Ter, eh, Mas?"
"Kamu percaya Allah Bapa yang menciptakan semesta, alam raya, dan makhluk hidup di dalamnya, 'kan?"
"Iya..... ."
"Kamu percaya bahwa manusia diciptakan Allah untuk menjadi rekan kerja Allah dalam menciptakan dan merawat semesta ini, 'kan?"
"Iya.... betul... ."
"Nah.....aku ingin menjadi rekan kerja Allah... dalam menciptakan makhluk lucu dan imut, yang kalau lapar nangis oek-oek, kalau haus oek-oek, kalau ngantuk oek-oek."
"Iya... lalu?"
"Nah.... maukah engkau menjadi partnerku melakukan karya agung itu?"
Gadis OMK itu pingsan... .


23 Januari 2016
@KalongGedhe

Comments