KATA-KATA KOTA

  KATA-KATA KOTA   Seorang penyair duduk di bangku taman. Puisi dia tak pernah berhasil jadi nasi. Akan tetapi, dia senantiasa mendengarkan kata-kata kota, yang dia suling jadi aforisma. Ah, sedih sekali jadi warga negeri ini. Namun... ya, hidup harus terus diselesaikan.   Singosari, 30 Desember 2025 Padmo Adi

Mereguk dari Payudaramu yang Agung

Mereguk dari Payudaramu yang Agung

Ibu... mengapa...?
Mengapa kaulakukan itu?

Aku mencari anak-anak
hingga ke kota-kota yang jauh
Aku membawa anak-anak itu
untuk menyusu padamu
mereguk dari payudaramu yang agung
yang, kukira, kaya
dipenuhi pengetahuan dan kebijaksanaan

Tapi mengapa...
justru kauhisap mereka
tepat di ubun-ubun?

Surakarta Utara, 23 April 2017
Padmo Adi (@KalongGedhe)

Comments