SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

Urip Kuwi Kaya Udud, Ngudud! (Aforisme Maret 2018)

Urip Kuwi Kaya Udud, Ngudud!

  1. Ayub kae ya nganggo protes ro Gusti Allah sik... .
  2. Genre tragi-komedi itu ada karena hidup yang pahit itu bisa juga ditertawakan... dengan getir dan sinis.
  3. Jangan-jangan, Tuhan itu adalah anak kecil yang sedang bosan... lalu menciptakan semesta... lalu menciptakan manusia... untuk nonton drama, tragi-komedi.
  4. Bagaimana jika seandainya memang benar bahwa hidup adalah sebuah keterlemparan... sehingga memang tidak ada makna di sana; bagaikan character pada game MMORPG yang tidak memiliki plot.
  5. Urip kuwi kaya udud, ngudud... sia-sia, ning ya tetep ana sing nglakoni dengan pemaknaannya masing-masing.
Padmo Adi

Comments