SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

Pada Suatu Minggu Pagi

Pada Suatu Minggu Pagi

Pada suatu minggu pagi
seorang Pastor berkhotbah di mimbar gereja
dia bicara tentang cinta Tuhan di surga
dan kasih kepada sesama manusia di dunia
"Bapa kami yang ada di surga ...
... berilah kami rezeki pada hari ini ..."

Di sana ada seorang anak-anak
Dia berjalan menuju ke mimbar gereja
Sesampainya di mimbar, dia berhenti
Ditatapnya sang Pastor yang masih berdiri
Sembari memegang kasula si anak berkata,
"Bapak ... ."

Sukoharjo, 28 Oktober 2018
Padmo Adi

Comments