MARIA GRAVIDA: Maria Kok Ngono?

  MARIA GRAVIDA Maria Kok Ngono?   Penampakan close up patung Maria Gravida. Dokumen pribadi. Salah satu contoh yang menarik pada fenomena hubungan agama dan seni adalah karya patung Maria Gravida. Karya tersebut menampilkan sosok Maria yang dalam keadaan hamil besar. Sebenarnya seni patung Maria Gravida bukanlah merupakan hal yang betul-betul baru; telah ditemukan seni patung Maria Gravida pada tahun 1400-an di Eropa. Namun demikian, patung yang menggambarkan perawan Maria tengah hamil besar itu adalah karya seni yang minoritas. Pada umumnya Gereja akan menggambarkan Bunda Maria sebagai seorang ratu (regina) yang gilang-gemilang. Pada beberapa karya, seperti patung Maria yang ada pada Gereja Lawang—Malang, Maria digambarkan sebagai sang Perempuan yang ada pada Kitab Wahyu. Baik Maria Regina ataupun Maria sebagai Perempuan Kitab Wahyu itu semua menggambarkan Maria yang “sukses” dan penuh kejayaan. Mudah bagi seorang Kristiani untuk berdevosi pada Maria yang menang itu. ...

AKU TAK SUDI MENCINTAIMU DENGAN SEDERHANA


AKU TAK SUDI MENCINTAIMU DENGAN SEDERHANA
*kepada Kartika


Aku tak sudi mencintaimu dengan sederhana
sebab aku mencintaimu dengan segenap gelora

Cinta yang tak terucapkan
adalah tangis kekalahan

Aku tak sudi mencintaimu dengan sederhana
sebab aku mencintaimu dengan segenap nyawa

Cinta yang tak tersampaikan
adalah pilu tanpa kemenangan

Aku mencintaimu dengan seluruh gelar Sarjana Sastraku
Aku mencintaimu dengan seluruh gelar Magister Humanioraku

Sebab, mencintai dengan sederhana
hanyalah akal-akalan profesor sastra tua!

Nganjuk, 17 Januari 2020
Padmo Adi

Comments