SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

Angin Bulan Agustus

Angin Bulan Agustus

 

Angin Bulan Agustus dingin

menghembusi segala ingin

Waktu yang hilang jadi kemarin

akankah mengkristal jadi yakin?

 

namun aku masih di sini...

bergumul dengan diri sendiri

dan aku masih di sini...

memetakan semua hasrat ini

 

anak singa mencari sarang

anak singa nasibnya Malang

anak singa jauh dari yang disayang

anak singa mulai buram memandang

 

Angin Bulan Agustus

dari Selatan dia berhembus

menciutkan nyali dia yang diutus

Akankah segala renjana terputus?

 

namun aku masih di sini

kembali mengumpulkan diri

pelan-pelan membentuk mimpi

walau di jalanan hanya ada mati

 

Malang, 03 Agustus 2020

Padmo Adi

Comments

Post a Comment