ICOLLEC FIB UB

  International Conference on Language, Literature, Education, and Culture (ICOLLEC) 2021 Virtual Conference Faculty of Cultural Studies - Universitas Brawijaya “The Dynamics of Language, Literature, Education, Art, and Culture  of a Changing Society in The Age of Disruption” 🎤 SPEAKERS 1. Prof. Dr. Bernard Arps - Leiden University 2. Prof. Dr. Sharmani Patricia Gabriel - Universiti Malaya, Malaysia 3. Prof. Hsueh-Hua Chuang - National Sun Yat-sen University, Taiwan 4. Prof. Hisanori Kato - Chuo University, Japan 5. Dr. Dag Yngvesson - University of Nottingham, Malaysia 6. Dr. Hipolitus Kristoforus Kewuel - Universitas Brawijaya 🗓️ International Conference: 9-10 October 2021 🗓️ Important Date 1. Abstract submission is extended until 05 September 2021 2. Notification of abstract acceptance is extended until 20 September 2021. 3. Payment deadline: 30 September 2021 4. Full paper: 8 October 2021 5. International conference: 9-10 October 2021 6. Notification of fullpaper for proceeding:

API PASKAH

 API PASKAH

 


Aku melihat api. Api di mana-mana.

 

Ada orang ingin mengebom gereja.

Tanpa dia tahu, gereja sudah setahun ini kosong.

Masing-masing streaming misa online dari rumah.

 

Tapi, dia nekat mendatangi gereja.

Meledakkan diri.

Ususnya terburai.

Wajahnya tersenyum.

Gosong.

 

Santo Petrus, penjaga gerbang surga, menemuinya.

Minta apimu... aku ingin udud dulu.

Lelaki itu bingung.

Tidak ada bidadari.

Hanya Petrus, lelaki Yahudi.

 

Santo Petrus kasihan padanya.

Lelaki itu tak diakui agamanya.

Terlanjur jadi arang... baunya anyir.

 

Tuhan di mana?

Tuhan adalah api.

Jadi, benar aku mati demi Tuhan?

Ini kretek. Ududlah dulu. Seminggu lagi Paskah.

Nanti kau aku permandikan... dengan air. Biar tidak gosong begitu.

Tidak. Aku mau dibakar api.

Tuhan adalah air.

 

Santo Petrus tidak paham,

sebenarnya lelaki itu hanya ingin dibaptis...

dengan api.

Seperti janji Isa pada murid-murid-Nya.

Hanya saja, dia salah baca.

Api Roh Tuhan adalah cinta, bukan mesiu.

 

Santo Petrus menghabiskan kreteknya.

Dipandanginya lelaki gosong itu...

menangis tersedu-sedu.

 

29 Maret 2021

Padmo Adi

Comments