SATU OKTOBER

  SATU OKTOBER   40 HARI | 135 KORBAN JIWA | 6 TERSANGKA Dua ratus sembilan belas atau seratus dua lima Yang jelas, kami bukan cuma angka! Kami adalah para pecinta Datang ke Kanjuruhan bawa harapan Bersama keluarga, anak-anak, dan sahabat Mendukung para pahlawan kami yang hebat   Gas air mata yang polisi tembakkan di Kanjuruhan Membuat air mata ibu kami berguguran Mayat-mayat kami adalah korban keserakahan Bagi cukong-cukong yang otaknya cuma cuan, Kami hanya dipandang satu tiket satu goban Bukan nama yang punya cerita dan masa depan   Usut! Usutlah! #USUTTUNTAS! Kalian harus jaga solidaritas! Kita ini pecinta, bukan komoditas! Cinta hal yang sama: sepak bola demi peradaban Satu Oktober punya makna beda tahun depan Itu hari akan jadi hari damai dan persaudaraan!   Kini, doakanlah kami... Selalu kenangkanlah kami... Kanjuruhan satu Oktober Adalah #KanjuruhanDisaster Jangan lagi terulang... Kami telah pulang.   Malang, 03 Oktobe

APATI (Tembakau Terakhir)

APATI

(Tembakau Terakhir)

 

cintailah produk Indonesia

Tembakau terakhir

aku bakar malam ini

sembari menelusuri

Kasih Tak Sampai Seorang Samurai

Okei

 

Aku jadi ingat akan engkau,

Temanggung...

tanah di mana tembakau terbaik tumbuh subur

hasil keringat penuh kasih para petani

 

Aku pun ingat akan malam syahdu

pada tenda-tenda warna-warni

di pinggir sabana Baluran

Di sana motor-motor kami parkir

Iparku menanak nasi

Aku sendiri capai setelah dengan beruk aku kelahi

Mari menyeberang ke Bali, rayu sahabatku

Aku lebih memilih meringkuk di tenda warna biru

 

Tembakauku habis terbakar

Papirku jadi tak berguna lagi

Aku jadi enggan memikirkan persoalan negeri ini

—absurdnya sudah kelewatan—

sebab ada perkara yang gawatnya lebih konkret dan mendesak

tembakauku habis tak bersisa!

Padahal asbakku masih bau toko

Jadi apa negeri ini tanpa harum wangi tembakau Temanggung?!

 

Aku tak peduli walau KPK dibubarkan sekalipun,

aku tak ambil pusing jika Papua akhirnya referendum,

aku tak acuh seandainya hutan Kalimantan jadi kebun Sawit,

aku masa bodoh bilapun Jokowi periode dua tak genap lima tahun,

aku takkan pikirkan kala garda satwa bikin warung Sengsu Surakarta tutup selamanya,

asal ada tembakau Temanggung dan papir, cukuplah.

 

Singosari, 05 Juni 2021

Om Dapdia

Comments