SATU OKTOBER

  SATU OKTOBER   40 HARI | 135 KORBAN JIWA | 6 TERSANGKA Dua ratus sembilan belas atau seratus dua lima Yang jelas, kami bukan cuma angka! Kami adalah para pecinta Datang ke Kanjuruhan bawa harapan Bersama keluarga, anak-anak, dan sahabat Mendukung para pahlawan kami yang hebat   Gas air mata yang polisi tembakkan di Kanjuruhan Membuat air mata ibu kami berguguran Mayat-mayat kami adalah korban keserakahan Bagi cukong-cukong yang otaknya cuma cuan, Kami hanya dipandang satu tiket satu goban Bukan nama yang punya cerita dan masa depan   Usut! Usutlah! #USUTTUNTAS! Kalian harus jaga solidaritas! Kita ini pecinta, bukan komoditas! Cinta hal yang sama: sepak bola demi peradaban Satu Oktober punya makna beda tahun depan Itu hari akan jadi hari damai dan persaudaraan!   Kini, doakanlah kami... Selalu kenangkanlah kami... Kanjuruhan satu Oktober Adalah #KanjuruhanDisaster Jangan lagi terulang... Kami telah pulang.   Malang, 03 Oktobe

NESTAPA

NESTAPA

 

Maut merayap segala penjuru

menggedor-gedor di semua pintu

Para raja sibuk mikir gentongnya

kendi jatah kita malah tak tiba

Kematian ada di depan mata

Namun, masih saja kita bersengketa,

siapa yang layak jadi presiden nanti

Betapa bebal dan tololnya ini!

 

Hidup dan mati anak manusia

hanya jadi semata angka saja

Kita ditinggal sendiri dalam pilu

Hanya diingat perlu kala pemilu

 

Aku melihat mayat-mayat di kota-kota

Sementara yang sekarat mengiba udara

Yang lengah dan tidak percaya pun tersungkur

Yang waspada tak punya alasan bersyukur

 

Kita dihimpit dari segala penjuru

Mati sesak napas atau kena peluru

Mati teracun atau mati kelaparan

Tinggal mati damai jadi satu harapan

 

Singosari, 17 Juni 2021

Padmo Adi

Comments