SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

SATU OKTOBER

 SATU OKTOBER

 

40 HARI | 135 KORBAN JIWA | 6 TERSANGKA

Dua ratus sembilan belas atau seratus tiga lima

Yang jelas, kami bukan cuma angka!

Kami adalah para pecinta

Datang ke Kanjuruhan bawa harapan

Bersama keluarga, anak-anak, dan sahabat

Mendukung para pahlawan kami yang hebat

 

Gas air mata yang polisi tembakkan di Kanjuruhan

Membuat air mata ibu kami berguguran

Mayat-mayat kami adalah korban keserakahan

Bagi cukong-cukong yang otaknya cuma cuan,

Kami hanya dipandang satu tiket satu goban

Bukan nama yang punya cerita dan masa depan

 

Usut! Usutlah! #USUTTUNTAS!

Kalian harus jaga solidaritas!

Kita ini pecinta, bukan komoditas!

Cinta hal yang sama: sepak bola demi peradaban

Satu Oktober punya makna beda tahun depan

Itu hari akan jadi hari damai dan persaudaraan!

 

Kini, doakanlah kami...

Selalu kenangkanlah kami...

Kanjuruhan satu Oktober

Adalah #KanjuruhanDisaster

Jangan lagi terulang...

Kami telah pulang.

 

Malang, 03 Oktober 2022

Padmo Adi

Comments