SINTA

SINTA Pada waktu SMA dulu Guru Sastra Inggris kami mengajak kami menonton film berjudul Dead Poets Society . Ada kata-kata dari film itu yang hingga kini masih terngiang di kepalaku. Bahkan, kata-kata itu pernah menjadi motto hidupku sewaktu remaja. Carpe diem . Seize the day . Bagaimana ya menerjemahkannya dalam Bahasa Indonesia? “Jangan sia-siakan hari ini,” mungkin begitu ya? Pada waktu itu punya motto dalam bahasa asing, apalagi Bahasa Latin, rasanya keren. Aku bikin stiker skotlet bertuliskan “ CARPE DIEM ” dengan warna merah mencolok, lalu aku tempelkan pada bagian samping belakang motor bebekku. Sejujurnya, waktu itu aku tidak begitu paham apa maksud dari kata-kata tersebut. Mengapa kita harus seize the day , di saat hari-hari berjalan dengan lambat sekali; masih ada esok hari, bukan? Yah... aku memakainya semata-mata karena keren saja. Maklumlah, anak remaja yang masih mencari jati diri. Kalau orang tanya, apa motto hidupku, dengan bangga aku akan menjawab, “Carpe diem,” lalu o...

SAJAK SEGA PECEL

 SAJAK SEGA PECEL

Bersepeda adalah perlawanan.
Dokumen pribadi.


Nun jauh di ujung lembah itu,
ada warung sega pecel, kopi susu
Membuatku tetap terus melaju
di jalanan berpasir berbatu

Mendung yang menggantung di ujung
bertalu-talu suara guntur
dan air yang mulai gugur
tidak mampu menahan dan membendung

Jiwa merdeka terus arahkan haluan
Kebebasan adalah pemahaman kerinduan
Yang punya fantasi akan terus melaju
Sepiring sega pecel, secangkir kopi susu

Malang, 28 Maret 2022
Padmo Adi

Comments